Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBANKAN masa kini dituntut harus selalu berinovasi agar tetap bisa bersaing dalam industri. Hal inilah yang mendorong Bank Lestari Bali (BPR) bekerja sama dengan CIMB Niaga Finance (CNAF) untuk menyalurkan kredit kendaraan bermotor (KKB) dengan skema referral.
Presiden Direktur CIMB Niaga Finance Ristiawan Suherman menyampaikan optimisme dalam penandatanganan kerja sama tersebut. "Melihat pertumbuhan ekonomi masyarakat, kami memprediksi pada 2027 nanti akan tercipta 300 juta pangsa pasar untuk pembiayaan kendaraan bermotor," ujar Ristiawan saat penandatanganan kerja sama, di Kantor CIMB Niaga Finance, Tangerang, Rabu (19/6).
Menurut Dirut Bank Lestari Bali (BPR) Trisno Herman Dinijanto, kerja sama ini guna meningkatkan akses masyarakat terhadap kredit khususnya kredit pembiayaan kendaraan bermotor dengan bunga terjangkau.
Baca juga : Kredit Perbankan Pada Juli 2023 Tumbuh Menjadi 8,54%
Kehadiran kredit ini pun sesuai dengan concern pemerintah yang sedang menggencarkan akselerasi keberadaan mobil listrik sebagai kendaraan ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar fosil. Terlebih, hal ini didukung G20 di Bali beberapa waktu lalu sehingga pengenalan mobil listrik kepada masyarakat Bali menjadi lebih cepat.
"Kredit ini juga sebagai salah satu bentuk dukungan kami pada program pemerintah untuk akselerasi penggunaan mobil listrik. Jadi, pembelian semua jenis mobil bisa menggunakan KKB ini termasuk juga mobil listrik menggunakan skema refferal dengan CNAF," jelas Herman.
Herman menambahkan program ini adalah reformulasi produk KKB yang dulu pernah ada di Bank Lestari Bali (BPR). Harapannya, dengan program baru ini, Bank Lestari Bali (BPR) dapat memberikan layanan KKB lebih baik bagi masyarakat dan sama-sama memberikan kontribusi pertumbuhan kredit kepada kedua belah pihak. Lebih lanjut, Herman berharap program ini dapat menjangkau market yang lebih luas.
"Secara paralel kami menyiapkan program inovatif dan menarik. Komitmen kami adalah terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi para nasabah, termasuk memperluas jangkauan program ini ke seluruh wilayah Bali," tutup Herman. (H-2)
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
Lonjakan investasi di Batam mendorong percepatan proyek properti modern, didukung kolaborasi pembiayaan dan pengembangan kawasan terpadu berbasis teknologi.
Renovasi rumah tanpa menguras tabungan. Kenali BRI KPR Renovasi dengan cicilan fleksibel dan tenor panjang untuk wujudkan hunian lebih nyaman.
Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta mendorong pengembang properti memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pembiayaan jangka panjang
Pemerintah menegaskan terus mendorong pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama meningkatkan daya saing UMKM.
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
Meningkatnya kasus kekerasan dalam penagihan utang oleh debt collector menjadi peringatan keras bagi industri pembiayaan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved