Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (6/6) sore ditutup naik ditopang sembilan sektor yang menguat. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dipimpin barang baku yang naik sebesar 1,23% diikuti teknologi dan barang konsumen nonprimer yang masing-masing naik sebesar 0,96% dan 0,83%.
Sedangkan dua sektor terkoreksi, yaitu infrastruktur paling dalam minus 1,55% diikuti industri yang minus sebesar 1,32%. Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar, yaitu AKSI, OKAS, HYGN, IBOS, dan VKTR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni PPRI, BREN, SURI, KAEF, dan FREN.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 816.303 kali transaksi. Saham yang diperdagangkan sebanyak 15,17 miliar lembar senilai Rp8,21 triliun. Nilai 290 saham naik 265 saham menurun, dan 230 tidak bergerak.
Baca juga : IHSG Ditutup Melemah karena 10 Sektor Terkoreksi
IHSG mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup menguat 27,22 poin atau 0,39% ke posisi 6.974,89.
Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 10,40 poin atau 1,18% ke posisi 892,10. "IHSG dan bursa regional Asia cenderung menguat mengikuti penguatan bursa global," sebut Tim Pilarmas Investindo Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta, Kamis, 6 Juni 2024.
Dari mancanegara, pelaku pasar mendapatkan keuntungan di tengah tanda-tanda melemahnya pasar tenaga kerja di Amerika Serikat (AS). Pasar hampir sepenuhnya memperkirakan akan ada penurunan suku bunga The Fed pada tahun ini.
Baca juga : Infrastruktur Tekan IHSG hingga 113,39 Poin
Berdasarkan CMEgroup Fedwatch tool, probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed pada September 2024 dengan sebesar 56,8%. Selain itu, pelaku pasar bersiap menghadapi perkiraan penurunan suku bunga Bank Sentral Eropa.
Di tempat lain, pelaku pasar menantikan hasil pertemuan dari Tiongkok. Regulator negara tersebut sedang bersiap untuk meluncurkan langkah kebijakan terkait pasar modal pada forum penting di Shanghai pada Sabtu (8/6). Pelaku pasar berharap regulator tersebut mengungkapkan langkah-langkah kebijakan terkait pasar modal, sehingga meningkatkan harapan untuk peningkatan kebijakan lebih lanjut.
Dari dalam negeri, defisit Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 melebar sebesar 2,45% hingga 2,82% dari produk domestik bruto (PDB). Pada 2024 defisit dipatok hanya 2,29% dari PDB dan 2023 sebesar 1,82% dari PDB.
Dibuka menguat, IHSG bertahan di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 213,30 poin atau 0,55% ke 38,703,50; indeks Hang Seng menguat 51,83 poin atau 0,28% ke 18.476,80; indeks Shanghai melemah 16,60 poin atau 0,54% ke 3.048,79; dan indeks Strait Times menguat 0,80 poin atau 0,02% ke 3.330,81. (Ant/Z-2)
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.
Analis ingatkan risiko IHSG tertekan konflik Timur Tengah. Cek prediksi level support, dampak harga minyak, dan strategi investasi sektor komoditas terbaru.
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 2 Maret 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah di kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 218,65 poin atau 2,66 persen ke posisi 8.016,83.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyatakan optimismenya terkait proposal yang diajukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada penyedia indeks global MSCI.
IHSG hari ini (23/2/2026) melonjak 1,50% ke level 8.396,08. Simak analisis dampak pembatalan tarif Donald Trump oleh MA AS terhadap pasar modal Indonesia.
BEI kebut proposal ke MSCI & FTSE. Aturan free float 15% masuk tahap final OJK, sementara daftar konsentrasi pemegang saham segera dirilis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved