Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VII DPR RI Mulyanto berpandangan Indonesia akan terus ketergantungan terhadap impor minyak seiring penurunan target produksi siap jual (lifting) minyak.
Pemerintah menetapkan target lifting minyak mentah di 2025 sebesar sebesar 597 ribu barel per hari atau barrel of oil per day (bopd). Lebih rendah dari target lifting minyak di 2024 yang berjumlah 635 ribu bopd. Sementara, rata-rata kebutuhan minyak mentah nasional mencapai 1,4 juta bopd.
"Masa kita terus tergantung impor BBM. Hampir sebanyak 850 ribu bopd tiap harinya diimpor," ujar Mulyanto dalam keterangan resminya, Kamis (30/5).
Baca juga : Pemerintah Tetapkan Pemenang Blok Migas di Bobara Papua Barat
Dalam data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2024 disebutkan, Indonesia mengimpor minyak mentah dari Nigeria, Saudi Arabia, Angola dan Gabon. Sedangkan, sumber utama impor bahan bakar minyak (BBM) Indonesia ialah Singapura dengan porsi 56,58%, lalu dari Malaysia dengan 26,75%, impor BBM dari India dengan 6,28% dan negara lainnya seperti Tiongkok, Oman, Korea.
"Padahal Singapura adalah negara kecil yang tidak punya minyak, tapi kita terus impor (BBM) dari mereka," ungkap legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
Mulyanto mengingatkan tantangan sektor minyak dan gas (migas) ke depan akan semakin sulit. Kapasitas kilang dalam negeri bukannya bertambah, dikatakan malah turun karena terjadinya kasus-kasus kebakaran kilang, sebagaimana insiden yang baru-baru ini ada di Bontang, Kalimantan Timur. Diketahui bahwa kebakaran melahap Kilang Pertamina Indonesia (KPI) unit Balikpapan, di Balikpapan Barat, Sabtu (25/5) lalu.
Baca juga : Energi Baru Terbarukan Berjalan Jika Ekonomi dan Sektornya Tumbuh
Dia pun mendesak kepada pemerintah untuk lebih serius mengelola sektor migas agar keuangan negara tidak semakin tertekan karena meningkatnya impor yang mengakibatkan devisa terus melorot.
"Selain karena penurunan akibat ladang-ladang minyak kita yang sudah semakin tua dan masalah kebakaran di kilang, investasi di sektor ini pun semakin seret," tuding Mulyanto.
Banyak investor besar minyak disebut tidak lagi tertarik melanjutkan investasi di Tanah Air karena harus berkompetisi dengan bisnis energi baru terbarukan (EBT).
Baca juga : Dikritisi DPR, Asumsi Lifting Minyak 2024 Dipatok 615-640 Ribu Barel/Hari
Terpisah, pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menuturkan berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengejar target lifting minyak 597 ribu bopd, dan 1,36 juta barel setara minyak untuk gas bumi atau setara 5.843 mmscfd di 2025.
Strategi-strategi yang dikerjakan ialah improving existing asset value atau strategi untuk mengoptimalkan produksi di wilayah kerja migas dengan peningkatan pengeboran. Ini melalui skema work over atau pekerjaan ulang di sumur minyak yang telah ada dan well service atau perawatan sumur minyak.
"Kami juga melakukan reaktivasi sumur-sumur yang idle (menganggur)," jelas Dadan di Jakarta, kemarin.
Baca juga : Harga Minyak Dunia Turun hampir 2%
Pemerintah, lanjut Dadan, juga terus melakukan pengawasan terhadap perencanaan berbagai program percepatan plan of development (POD) blok migas, mendorong percepatan proyek pengurasan minyak tahap lanjut atau yang lebih dikenal enhanced oil recovery (EOR).
"Serta, meningkatkan kegiatan eksplorasi di offshore, serta di laut dalam Indonesia bagian timur," pungkasnya.
(Z-9)
BPSÂ melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Fasilitas-fasilitas tersebut adalah kilang SAMREF dan kompleks petrokimia Jubail milik Arab Saudi, ladang gas Al Hosn milik Uni Emirat Arab.
KEPALA Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol meredam kekhawatiran terjadinya krisis minyak dunia di tengah berkecamuknya konflik di Timur Tengah imbas penutupan Selat Hormuz.
IRAN dilaporkan menutup Selat Hormuz, jalur vital pasokan minyak. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dampak Selat Hormuz ditutup terhadap warga DKI Jakarta
MANTAN Wakil Presiden RI Jusuf Kalla alias JK menilai serangan Amerika Serikat - Israel terhadap Iran akan mengerek harga minyak dunia menjadi naik. Dampaknya terhadap Indonesia kenaikan BBM
Pasca-COP30, Indonesia dan Brasil perlu memperkuat poros kepemimpinan Global South melalui diplomasi aktif.
Donald Trump mengatakan Amerika Serikat akan memperoleh miliaran dolar, bahkan kemungkinan triliunan dolar, dari penjualan minyak Venezuela.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved