Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PENURUNAN inflasi Amerika Serikat (AS) ternyata memberikan angin segar bagi pasar kripto, terutama Bitcoin (BTC).
Data Trading Economics dan US Bureau of Labor Statistics menunjukkan Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) sebesar 3,4 persen, yang menandakan penurunan tekanan inflasi.
Inflasi itu mempengaruhi harga BTC yang berhasil stabil di atas angka US$65
ribu dan sempat menyentuh US$66 ribu setelah mengalami volatilitas sepanjang pekan ini. Per Sabtu (18/5/2024), BTC menyentuh harga US$66.967.
Baca juga : Harga Saham Tergelincir karena Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi Baru
"Ini memperkuat kepercayaan investor terhadap potensi Bitcoin sebagai pelindung nilai terhadap inflasi dan aset yang mampu menawarkan return lebih tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global," ungkap CEO Indodax Oscar Darmawan dalam keterangan resmi, Jakarta, Minggu (19/5).
Kenaikan harga BTC juga didukung peningkatan aktivitas perdagangan di kalangan investor ritel dan institusi. Menurut dia, peningkatanfunding rates menunjukkan adanya kenaikan pembelian dengan leverage di banyak bursa ritel. Momentum seperti ini disebut sangat dinantikan oleh para investor setiap bulan.
"Penentuan penurunan atau kenaikan inflasi di Amerika Serikat memiliki dampak signifikan terhadap suku bunga secara global. Dalam konteks ini, investor akan menjadikan tingkat inflasi AS sebagai salah satu acuan utama dalam menentukan instrumen investasi yang paling tepat untuk dipilih," ujar dia.
Oscar mengatakan momen seperti ini penting untuk dimanfaatkan dengan melakukan investasi dengan teknik Dollar Cost Averaging (DCA) melalui fitur Investasi rutin di Indodaz, karena akan membantu dalam mengatur investasi dan memberikan keuntungan pada momen seperti saat ini.
"Teknik DCA memungkinkan investor untuk membeli kripto secara berkala dengan jumlah yang sama setiap bulannya, sehingga mengurangi risiko dan dampak volatilitas pasar. Ini adalah strategi yang sangat efektif dalam jangka panjang untuk mengakumulasi aset dengan biaya rata-rata yang lebih rendah," ucap Oscar. (Ant/Z-3)
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
Kepala Staf Gabungan Angkatan Udara AS Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bertujuan melindungi diri dan mitra regional, mencegah proyeksi kekuatan Iran.
Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bukan misi semalam dan memperkirakan kerugian tambahan bagi pasukan AS.
ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi serangan antara Amerika Serikat (AS), Israel dan Iran.
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan Teheran tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat
Pertamina melakukan mitigasi untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah dinamika yang berkembang di kawasan Timur Tengah, yakni perang antara AS dan Israel melawan Iran.
Harga Bitcoin (BTC) terkoreksi ke level US$66.000 pascarilis notulensi FOMC. Indodax sebut ini fase konsolidasi sehat dan momentum strategi DCA.
Trading derivatif kripto tidak hanya soal mengejar potensi keuntungan, tapi juga tentang bagaimana seorang trader perlu mengontrol dan mengantisipasi risiko.
Harga bitcoin (BTC) jatuh ke level US$60.000 pada Februari 2026. Simak analisis penyebab, dampak likuidasi US$1,8 miliar, dan strategi investasi DCA.
PASAR aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah bitcoin mengalami koreksi tajam ke kisaran level US$74.000 sebelum akhirnya melakukan rebound ke level US$77.000.
OJK mencatat total volume perdagangan aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp482,23 triliun, dengan jumlah investor kripto menyentuh 19,56 juta orang.
HARGA bitcoin (BTC) kembali melemah dan turun ke bawah level psikologis US$90.000 pada perdagangan Rabu (21/1), seiring meningkatnya tensi geopolitik dan aksi jual di pasar aset berisiko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved