Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (15/3) pagi dibuka melemah 24,64 poin atau 0,33% ke posisi 7.408,66. Penurunan itu terjadi seiring pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global.
"IHSG hari ini (15/3) diprediksi bergerak variatif dan melemah dalam kisaran 7.380 sampai 7.450," ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih di Jakarta.
Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaporkan data neraca perdagangan Indonesia periode Februari 2024 pada hari ini, Jumat. Diperkirakan, surplus masih akan terjadi dan angkanya mencapai US$2,05 miliar.
Baca juga : Inflasi Mereda, IHSG Perdagangan Hari Pertama 2024 Ditutup All Time High
Kemudian, penjualan ritel yang tercermin dalam Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Januari 2024 tumbuh 1,1% secara tahunan. Angka itu lebih tinggi dari periode Desember 2023 yang hanya tumbub 0,2%.
Dari mancanegara, penjualan ritel AS tumbuh 1,5% pada Februari 2024, setelah pada bulan sebelumnya tercatat stagnan akibat melemahnya konsumsi.
Dari Asia, pelaku pasar khawatir terhadap krisis sektor properti yang kembali dialami Tiongkok. Terjadi potensi gagal bayar Vanke mengikuti jejak perusahaan properti besar lainnya seperti Evergrande dan Country Garden. (Ant/Z-11)
Sikap risk-off investor disebabkan oleh eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, serta tingginya yield US Treasury akibat ekspektasi suku bunga The Fed yang tertahan tinggi.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) memulai perdagangan Jumat (6/3) dengan pergerakan melemah.
IHSG ditutup menguat 1,76 persen ke posisi 7.710,54 pada Kamis (5/3/2026). Simak analisis aksi bargain hunting investor dan daftar saham top gainers hari ini.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
IHSG anjlok ke 7.500-an imbas konflik Iran! Cek rekomendasi saham energi (MEDC, ADRO, ELSA) dan strategi investasi Maret 2026 di sini.
IHSG mengalami penurunan tajam setelah sempat menembus level 7.500 dan kini bergerak di bawah 8.000. Pelemahan ini dinilai sebagai dampak akumulasi tekanan global.
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved