Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan pasokan cabai aman menjelang bulan Ramadan. Kementan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura menyampaikan optimisme bahwa pasokan cabai untuk tahun ini bakal tercukupi dan memastikan pasokan terjaga saat memasuki Ramadan dan Idul Fitri pada Maret-April mendatang.
Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Andi Muhammad Idil Fitri menyebutkan berdasarkan data early warning system (EWS) yang dikelola pihaknya, ketersediaan aneka cabai di bulan ini diperkirakan aman. Produksi cabai rawit, terutama berasal dari Kabupaten Malang, Jawa Timur, sebanyak 15.233 ton; Temanggung, Jawa Tengah, sebesar 7.200 ton; dan Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebanyak 6.950 ton.
Untuk komoditas cabai besar, produksi utamanya berasal dari Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, sebanyak 17.028 ton, Garut sebanyak 9.466 ton, dan Bandung di Jawa Barat sebesar 3.795 ton. Dengan kondisi pertanaman cabai mulai banyak di wilayah sentra, Andi menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir tentang ketersediaan cabai.
Baca juga : Harga Beras Naik Terus tiap Minggu, Warga Sidoarjo Menjerit
"Karena banyak petani yang sudah mulai menanam cabai, tentu kebutuhan cabai di masa Ramadan dan Idul Fitri kita prediksikan aman. Para champion (petani) cabai selalu siap siaga untuk penanganan stok cabai," tuturnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/2).
Sebagai langkah antisipasi meningkatnya harga yang biasa terjadi menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Andi mengatakan Kementan menyiapkan sejumlah langkah. Salah satunya dengan kebijakan buffer stock atau stok pengaman untuk menstabilkan harga di pasar yang fluktuatif. "Pengamanan lewat buffer stock dilakukan melalui pengamanan panen di sentra produksi melalui skema kemitraan dengan petani champion," terangnya.
Ketua Champion Cabai Indonesia Tunov Mondro Atmojo menyampaikan strategi pemerintah dalam menggerakkan para petani untuk menjaga pasokan cabai efektif dilakukan. "Jelang Ramadan kali ini kami siap terlibat aktif dalam penyediaan produk cabai untuk masyarakat," ucapnya.
Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Malang Heri Suntoro menambahkan, saat ini hasil panen cabai berasal dari berbagai kecamatan di Jawa Timur yang menjadi sentra produksi, seperti Dampit, Poncokusumo, Tumpang, Karangploso, dan Pujon seluas 5.784 hektare.
Selain itu, terdapat pertanaman cabai usia dua bulan yang ditanam pada Desember 2023 sampai dengan Februari 2024 seluas 3.408 hektare dengan sentra di Kecamatan Poncokusumo, Wajak, Tumpang, Karangploso, Pujon, Ngantang, dan Dampit untuk pengamanan masa Ramadan dan Idul Fitri. "Meskipun kondisi pertanaman cabai rawit tidak maksimal terkena imbas El Nino serta serangan thrips dan virus kuning, hasil produksi cabai di Malang masih cukup melimpah sehingga bisa memenuhi permintaan pasar lokal," pungkas Heri. (Z-2)
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama para champion cabai melaksanakan Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Bank Indonesia untuk hadir di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Majelis Ulama Indonesia menyampaikan duka atas korban konflik Timur Tengah dan menyerukan penghentian aksi militer selama Ramadan, serta mendorong diplomasi damai melalui PBB.
Karena itu, sebuah cafe dan resto bernama Cak Kaji di Provinsi Jawa Timur menyediakan penganan dan nasi bukan puasa gratis,
Menariknya, masjid kuno atau yang akrab disebut Masjid Tuha (Masjid Tua) selalu diramaikan anak muda setempat dan sekitarnya.
Data Digital 2025 Global Overview Report mencatat bahwa masyarakat Indonesia usia 16 tahun ke atas menghabiskan rata-rata 7 jam 22 menit per hari di internet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved