Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan pemerintah akan menambah volume pupuk subsidi dari 4,7 juta ton menjadi 7,5 juta ton. Presiden Joko Widodo telah menyetujuinya. Hal itu disampaikan Rahmat seusai rapat internal yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/2).
"Dari 4,7 juta ton yang sudah disetujui itu tadi arahannya supaya diambil pada musim tanam pertama sehingga nanti kalau itu habis akan disiapkan lagi anggaran untuk musim tanam kedua," ujar Rahmad pada wartawan.
Untuk mengatasi kesulitan beras, pemerintah berencana meningkatkan produksi beras. Ketersediaan pupuk, terang Rahmad, menjadi salah satu yang akan didistribusikan pada petani.
Baca juga : Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Aman untuk Musim Tanam 2022
Saat ini, ujar Rahmad, disiapkan pupuk sebesar 2 juta ton. Dari jumlah itu 1,1 juta ton sudah berada di kabupaten-kabupaten.
"Jadi siap untuk disalurkan," imbuhnya.
Tambahan anggaran sebesar Rp17 triliun untuk pupuk subsidi, sambung Rahmad, akan disalurkan untuk musim tanam pertama tahun ini. Total anggaran subsidi pupuk, sebesar Rp26 triliun.
Baca juga : Jelang Musim Tanam, Stok Pupuk di Jawa Barat Aman
"Jadi insya allah pupuk stoknya cukup sebagian besar sudah ada di daerah, lalu pemerintah menambah anggaran subsidi insya Allah tidak ada lagi persoalan pupuk yang mendasar," ujar Rahmad.
Anggaran itu jika dikonversi menjadi pupuk, totalnya 4,7 (juta ton). Sedangkan tambahan anggaran subsidi sebesar Rp14 triliun akan menambah pupuk 2,5 juta ton. (Z-5)
Baca juga : Stok Pupuk Capai 1,9 Juta Ton, Pupuk Indonesia Siap Penuhi Kebutuhan Petani
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton untuk Perkuat Produksi Pupuk NPK
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
PENYALURAN pupuk bersubsidi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) pada hari pertama di 2026 langsung diserbu para petani.
SUKUR, 45, seorang petani kentang di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, lemas.
PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia resmi menandatangani kontrak pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di 2026.
Pemerintah memperkuat kemandirian pupuk nasional melalui pembangunan pabrik NPK Nitrat pertama di Indonesia.
Lokasi yang mulai ditanami yaitu meliputi Kecamatan Indrajaya dan Kecamatan Delima. Petani berpacu menanami karena bibit padi sudah cukup umur.
PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran musim tanam Oktober-Maret dengan terus menjaga keterjangkauan pupuk bagi petani.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengambil langkah strategis untuk mengakselerasi swasembada pangan dengan menyalurkan bantuan benih padi mandiri kepada Sidrap dan Soppeng.
Selain subsidi, Pupuk Indonesia juga menyediakan pupuk nonsubsidi atau komersial sebanyak 13.320 ton, terdiri dari urea 6.764 ton dan NPK 6.556 ton.
Musim tanam gadu yang berlangsung antara Mei hingga Agustus memiliki peran penting dalam menjaga target produksi beras nasional.
Mundurnya musim tanam disebabkan adanya revitalisasi atau perbaikan saluran irigasi baik air yang mengalir melalui Saluran Induk Cipelang dan Saluran Induk Sindupraja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved