Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEHADIRAN Galeri Investasi Digital Kelas.com selaras dengan agenda besar Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam meningkatkan partisipasi masyarakat di pasar modal saat meningkatnya tren kesadaran masyarakat dalam berinvestasi. Walaupun jumlah investor di pasar modal telah menyentuh angka 12,3 juta investor di akhir Januari 2024, pekerjaan rumah untuk meningkatkan inklusi pasar modal masih jauh dari kata selesai.
Itu ditegaskan Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, saat menyampaikan apresiasi kepada Stockbit dan Kelas.com yang mendirikan Galeri Investasi Digital. PT Stockbit Sekuritas Digital (Stockbit) ialah perusahaan efek anggota bursa. PT Mega Harapan Mulia (Kelas.com) ialah perusahaan yang fokus di bidang teknologi edukasi (edu-tech).
"Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, jumlah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia bertambah dari 500-an menjadi lebih dari 900 perusahaan. Jumlah investor juga bertambah dari sekitar dua juta menjadi 12,3 juta investor. Kata kunci dari pertumbuhan ini ialah sinergi. Peresmian Galeri Investasi Digital pada hari ini ialah salah satu bentuk sinergi yang sangat penting. Selamat untuk Stockbit dan Kelas.com," kata Jeffrey di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, bertepatan dengan acara pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Rabu (31/1).
Baca juga : 99,69% Investor Lokal Dominasi Pasar Modal RI, Peluang Emas untuk Pemodal Asing
Menyambung penyampaian Jeffrey, Direktur Utama Stockbit Sekuritas Digital, Megawati Andrew Soewardi, mengatakan bahwa Galeri Investasi Digital ini pertama didirikan pihaknya sehingga memiliki makna yang spesial. Kolaborasi dengan Kelas.com juga dinilai sangat strategis karena kedua perusahaan memadukan keahlian di bidang investasi dan edukasi secara digital untuk menyampaikan konten-konten yang berkualitas kepada masyarakat luas. Tujuannya, masyarakat berinvestasi dengan benar di pasar modal dan terbebas dari jerat investasi bodong.
"Kalau kita melihat pertumbuhan jumlah investor dari tahun ke tahun, angkanya cukup menggembirakan dan kita perlu mengapresiasi upaya-upaya yang Bursa Efek Indonesia lakukan. Di saat yang sama, harus diakui juga bahwa potensi yang ada di market kita masih sangat besar. Jumlah populasi kaum muda dan adopsi teknologi yang terus meningkat membuat dunia investasi semakin menarik, mudah diakses, dan seamless. Hal inilah yang membuat kami di Stockbit terus berinovasi dan berupaya dalam menjawab kebutuhan investasi masyarakat. Secara khusus, peresmian Galeri Investasi Digital menjadi wujud upaya kami dalam meningkatkan edukasi dan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, di pasar modal," ujar Megawati.
Chief Executive Officer Kelas.com, William Sutrisna, menyampaikan bahwa sejauh ini pihaknya berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan melalui berbagai kelas seperti pengelolaan keuangan untuk investasi saham, personal finance, dan kelas dasar akuntansi. Kelas-kelas ini diikuti oleh ratusan ribu orang dari berbagai penjuru negeri. "Peresmian Galeri Investasi Digital menandai komitmen kami untuk terus membantu meningkatkan literasi keuangan di Indonesia agar masyarakat dapat berinvestasi secara lebih efektif dan bijaksana," kata William.
Baca juga : Pasar Modal Indonesia Masih Kompetitif. Ini Alasannya
Dengan Galeri Investasi Digital, Stockbit dan Kelas.com dapat mengenalkan pasar modal sejak dini, memberikan pemahaman dan praktek investasi di pasar modal, mempermudah akses data publikasi mengenai perkembangan pasar modal, serta memfasilitasi transaksi di pasar modal secara langsung. Secara historis, sejak 2000 Bursa Efek Indonesia bekerja sama dengan perguruan tinggi dan perusahaan sekuritas untuk menempatkan Galeri Investasi sebagai sarana memperkenalkan pasar modal sejak dini kepada dunia akademisi. (Z-2)
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Ketidaksinkronan antara data administratif dan realitas pasar ini menjadi salah satu alasan mengapa lembaga internasional mulai mempertanyakan kredibilitas tata kelola ekonomi nasional.
Jumlah investor pasar modal mencapai 20 juta pada akhir 2025, hanya 5% dari total penduduk Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto bertemu dengan petinggi perusahaan global di Amerika Serikat, Jumat (20/2) waktu setempat. Dalam pertemuan itu Indonesia memperkuat sistem investasi
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
Analis ingatkan risiko IHSG tertekan konflik Timur Tengah. Cek prediksi level support, dampak harga minyak, dan strategi investasi sektor komoditas terbaru.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyatakan optimismenya terkait proposal yang diajukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada penyedia indeks global MSCI.
Jumlah investor pasar modal mencapai 20 juta pada akhir 2025, hanya 5% dari total penduduk Indonesia.
Putusan Mahkamah Agung AS terkait tarif Donald Trump menjadi sentimen positif bagi IHSG. Pasar juga mencermati data PDB AS, inflasi PCE, dan arah suku bunga The Fed.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved