Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KEHADIRAN Galeri Investasi Digital Kelas.com selaras dengan agenda besar Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam meningkatkan partisipasi masyarakat di pasar modal saat meningkatnya tren kesadaran masyarakat dalam berinvestasi. Walaupun jumlah investor di pasar modal telah menyentuh angka 12,3 juta investor di akhir Januari 2024, pekerjaan rumah untuk meningkatkan inklusi pasar modal masih jauh dari kata selesai.
Itu ditegaskan Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia, Jeffrey Hendrik, saat menyampaikan apresiasi kepada Stockbit dan Kelas.com yang mendirikan Galeri Investasi Digital. PT Stockbit Sekuritas Digital (Stockbit) ialah perusahaan efek anggota bursa. PT Mega Harapan Mulia (Kelas.com) ialah perusahaan yang fokus di bidang teknologi edukasi (edu-tech).
"Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, jumlah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia bertambah dari 500-an menjadi lebih dari 900 perusahaan. Jumlah investor juga bertambah dari sekitar dua juta menjadi 12,3 juta investor. Kata kunci dari pertumbuhan ini ialah sinergi. Peresmian Galeri Investasi Digital pada hari ini ialah salah satu bentuk sinergi yang sangat penting. Selamat untuk Stockbit dan Kelas.com," kata Jeffrey di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, bertepatan dengan acara pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Rabu (31/1).
Baca juga : 99,69% Investor Lokal Dominasi Pasar Modal RI, Peluang Emas untuk Pemodal Asing
Menyambung penyampaian Jeffrey, Direktur Utama Stockbit Sekuritas Digital, Megawati Andrew Soewardi, mengatakan bahwa Galeri Investasi Digital ini pertama didirikan pihaknya sehingga memiliki makna yang spesial. Kolaborasi dengan Kelas.com juga dinilai sangat strategis karena kedua perusahaan memadukan keahlian di bidang investasi dan edukasi secara digital untuk menyampaikan konten-konten yang berkualitas kepada masyarakat luas. Tujuannya, masyarakat berinvestasi dengan benar di pasar modal dan terbebas dari jerat investasi bodong.
"Kalau kita melihat pertumbuhan jumlah investor dari tahun ke tahun, angkanya cukup menggembirakan dan kita perlu mengapresiasi upaya-upaya yang Bursa Efek Indonesia lakukan. Di saat yang sama, harus diakui juga bahwa potensi yang ada di market kita masih sangat besar. Jumlah populasi kaum muda dan adopsi teknologi yang terus meningkat membuat dunia investasi semakin menarik, mudah diakses, dan seamless. Hal inilah yang membuat kami di Stockbit terus berinovasi dan berupaya dalam menjawab kebutuhan investasi masyarakat. Secara khusus, peresmian Galeri Investasi Digital menjadi wujud upaya kami dalam meningkatkan edukasi dan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, di pasar modal," ujar Megawati.
Chief Executive Officer Kelas.com, William Sutrisna, menyampaikan bahwa sejauh ini pihaknya berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan melalui berbagai kelas seperti pengelolaan keuangan untuk investasi saham, personal finance, dan kelas dasar akuntansi. Kelas-kelas ini diikuti oleh ratusan ribu orang dari berbagai penjuru negeri. "Peresmian Galeri Investasi Digital menandai komitmen kami untuk terus membantu meningkatkan literasi keuangan di Indonesia agar masyarakat dapat berinvestasi secara lebih efektif dan bijaksana," kata William.
Baca juga : Pasar Modal Indonesia Masih Kompetitif. Ini Alasannya
Dengan Galeri Investasi Digital, Stockbit dan Kelas.com dapat mengenalkan pasar modal sejak dini, memberikan pemahaman dan praktek investasi di pasar modal, mempermudah akses data publikasi mengenai perkembangan pasar modal, serta memfasilitasi transaksi di pasar modal secara langsung. Secara historis, sejak 2000 Bursa Efek Indonesia bekerja sama dengan perguruan tinggi dan perusahaan sekuritas untuk menempatkan Galeri Investasi sebagai sarana memperkenalkan pasar modal sejak dini kepada dunia akademisi. (Z-2)
Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons pengumuman Moody’s yang menurunkan outlook kredit Indonesia menjadi negatif sambil mempertahankan peringkat Baa2.
REFORMASI tata kelola dinilai menjadi kunci utama untuk memulihkan kepercayaan investor di tengah tekanan yang belakangan membayangi pasar keuangan domestik.
Banyaknya peraturan yang tumpang tindih, proses perizinan yang berlapis, serta perubahan kebijakan yang terlalu sering telah menjadi penghambat nyata bagi investasi di Indonesia.
Keterlibatan investor asing turut dipertimbangkan seiring keterbatasan teknologi nasional dan masih berlangsungnya penyusunan regulasi karbon biru di Indonesia.
Living Lab Ventures (LLV), unit corporate venture capital Sinar Mas Land, menyelenggarakan Inside LLV pada 27 Januari 2026 di Digital Experience Center (DXC), BSD City.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk membahas rencana peningkatan porsi saham beredar (free float) 15%.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meyakini pasar modal Indonesia secara jangka menengah-panjang masih sangat prospektif dan menarik bagi investor.
Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons pengumuman Moody’s yang menurunkan outlook kredit Indonesia menjadi negatif sambil mempertahankan peringkat Baa2.
REFORMASI tata kelola dinilai menjadi kunci utama untuk memulihkan kepercayaan investor di tengah tekanan yang belakangan membayangi pasar keuangan domestik.
OJK menetapkan sanksi administratif dan/atau perintah tertulis kepada PT Repower Asia Indonesia Tbk, PT Multi Makmur Lemindo Tbk, serta pihak-pihak terkait.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.549.194 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,99 miliar lembar saham senilai Rp20,06 triliun.
IHSG hari ini Rabu 4 Februari 2026 dibuka menguat di zona hijau. Indeks sempat menyentuh level 8.193, didorong sentimen positif meski isu MSCI membayangi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved