Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Sumber Sinergi Makmur Tbk, pemain utama GPS tracker di pasar Indonesia dengan merek Fox Logger, meraih capaian mengesankan sepanjang 2023. Ini ditandai dengan pertumbuhan finansial yang signifikan, ekspansi strategis, serta komitmen tinggi terhadap kepuasan pelanggan.
Beberapa performa finansial yang signifikan di 2023 itu antara lain peningkatan pendapatan sebesar 38% dibanding tahun sebelumnya. Laba kotor melonjak sebesar 80% mencerminkan operasi yang efisien dan kehadiran pasar yang kuat. Transaksi pun meningkat 29% menunjukkan peningkatan kepercayaan konsumen dan basis pelanggan yang terus berkembang.
Tak hanya konsumen yang percaya. Di lantai bursa, investor juga memberikan kepercayaan. IPO yang sukses di kuartal IV 2023, perusahaan dengan kode saham IOTF berada pada tren positif dengan harga yang melonjak sekitar 70% pasca-IPO.
Baca juga: Investasi Tinggi Tidak Diikuti dengan Serapan Tenaga Kerja Tinggi
"Ini melampaui ekspektasi kami. Ini menegaskan kepercayaan investor kepada kami atas kinerja perusahaan selama ini," ujar Alamsyah Cheung, Presiden Direktur IOTF, dalam keterangan tertulis, Rabu (24/1).
Alamsyah menambahkan bahwa penyumbang utama pertumbuhan ialah Divisi Logistik dan Rental. Keduanya menjadi kontributor kunci sukses pada 2023 dengan menampilkan kinerja yang kuat dan sumbangan pendapatan yang substansial.
Kini, memasuki 2024 yang disebut juga tahun pemilu, IOTF berupaya melanjutkan laju impresifnya. "Fokus pada inovasi akan terus berlanjut ke 2024. Kami bersiap meluncurkan beberapa produk baru bertujuan memperkuat posisi pasar, mendorong pertumbuhan, dan mempertahankan biaya pemasaran yang rendah," ujar Alamsyah.
Baca juga: Tays Bakers Terbitkan Surat Utang MTN untuk Dorong Kinerja
Kepuasan pelanggan FoxLogger mengalami peningkatan yang moderat. Ini sejajar dengan peningkatan transaksi baru sebesar 29%. "Kepuasan pelanggan ialah target utama kami serta menjadi dasar berkelanjutan dan pertumbuhan IOTF di masa depan," tandasnya. (Z-2)
Pertama, Rezky telah meresmikan lapangan padelnya di kawasan Bintaro. Terbaru, ia baru saja membuka Monarch Padel Club di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, pada Sabtu, (14/2).
MENUTUP 2025, pertumbuhan bisnis BRI Life meningkat signifikan. Ini ditunjukkan oleh pertumbuhan profit meningkat 25,4% dari Rp760,4 miliar pada 2024 menjadi Rp954 miliar pada 2025.
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengeklaim kondisi pasar keuangan nasional berangsur stabil setelah sempat mengalami tekanan.
Dari sisi permodalan, peningkatan porsi saham juga berkorelasi langsung dengan kebutuhan modal berbasis risiko.
IHSG dibuka menguat 26,27 poin ke level 8.317 pada perdagangan Kamis (12/2/2026). Simak analisis pendorong pasar dan proyeksi rentang gerak hari ini.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan 22 pengusaha besar anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Rabu (11/2) di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Penguatan ini terjadi setelah saham REAL sempat terkoreksi menyusul sanksi administratif yang dikenakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
IHSG Bursa Efek Indonesia pada Rabu (11/2/2026) pagi dibuka menguat 21,05 poin atau 0,29 persen. Simak analisis pasar dan pergerakan indeks LQ45 di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved