Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RAKSASA energi Prancis, Total, siap menginvestasikan US$6 miliar (5,5 miliar euro) selama beberapa tahun di industri minyak dan energi Nigeria, terutama dalam proyek gas dan lepas pantai.
Nigeria, negara dengan perekonomian terbesar di Afrika dan produsen minyak terbesar, berupaya mendatangkan lebih banyak investasi asing sejak Presiden Bola Ahmed Tinubu mulai menjabat pada Mei dengan serangkaian reformasi ekonomi.
Anggota OPEC tersebut telah melihat produksi minyak mentahnya mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir karena meluasnya pencurian jaringan pipa dan serangan serta tingginya biaya operasional dan birokrasi yang menghalangi investor dalam negeri.
Baca juga: Bank Sentral Rusia Naikkan Suku Bunga Utama ke 16%
Pengumuman Total ini menyusul janji serupa dari Shell awal bulan ini mengenai proyek lepas pantai, gas, dan gas cair senilai US$6 miliar.
Tinubu bertemu dengan CEO Total Energies Worldwide Patrick Pouyanne untuk melakukan pembicaraan di ibu kota Abuja pada Senin (18/12).
"Kami berkomitmen menghilangkan segala ketidakjelasan dan hambatan antiinvestasi di industri minyak dan gas. Kami memiliki jalur jelas yang berkomitmen untuk kami tempuh. Kami siap bekerja sama dengan Anda," kata Tinubu usai bertemu dengan tim Total.
Baca juga: Inflasi AS Turun Tipis pada November, Tekanan masih Ada
Menurut pernyataan kepresidenan, Pouyanne mengatakan kepada Tinubu bahwa Nigeria sangat penting bagi Total Energies yang menyumbang delapan hingga 10% dari total produksi perusahaan di seluruh dunia.
"Kami siap berinvestasi sebesar US$6 miliar pada tahun-tahun mendatang. Kami sedang mencari peluang produksi laut dalam dan produksi gas yang lebih luas di seluruh kawasan," katanya.
"Semuanya sudah ada di sini. Kita hanya perlu menyimpulkan dengan penyesuaian dan perubahan yang diperlukan untuk membuka potensi luar biasa baik dalam minyak maupun gas."
Undang-undang Nigeria yang baru, Undang-Undang Industri Perminyakan, disahkan pada 2021 setelah perdebatan dan penundaan selama bertahun-tahun. Tujuannya mendatangkan lebih banyak investasi asing di sektor minyak dengan amandemen peraturan, royalti, dan pajak. (AFP/Z-2)
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
MILITER Amerika Serikat (AS) mulai mengalihkan perhatian ke kawasan selatan. Sektor pertahanan kini melihat bisnis besar untuk menyuplai peralatan bagi jenis perang berbeda.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
KEBUTUHAN efisiensi operasional dan konsistensi proses kerja di industri food & beverage (F&B) semakin meningkat seiring dengan bertambah outlet dan kompleksitas bisnis.
Kolaborasi dengan UNIDO akan melahirkan model baru kawasan industri berkelanjutan yang aman, sehat, hijau, inklusif, serta dapat direplikasi dan dipromosikan secara global.
Wacana penghentian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berpotensi menghambat laju transisi energi nasional.
AHLI gizi di luar negeri menekankan bahwa kurma merupakan sumber energi cepat yang nyata dan berguna dalam rutinitas makan sehari-hari.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
PT Geo Mining Berkah (GMB), perusahaan konsultan pertambangan, memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor tambang.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan hari ini, Senin (12/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved