Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DATA inflasi Amerika Serikat yang rilis sebelum pertemuan The Fed, membuka mata pelaku pasar dan investor, bahwa tak mudah inflasi untuk bisa turun.
Inflasi AS secara bulanan (MoM) naik dari 0% menjadi 0,1%, meski secara tahunan (YoY) turun dari 3,2% menjadi 3,1%.
"Yang membuat pelaku pasar dan investor kecewa adalah inflasi inti AS tidak berubah di level 4%. Hal ini menggambarkan inflasi masih belum terkendali, dan merusak ekspektasi penurunan tingkat suku bunga Bank Sentral AS The Federal Reserve pada Maret 2024," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Rabu (13/12).
Baca juga : Inflasi AS Turun Tipis pada November, Tekanan masih Ada
Untuk kedua kalinya, probabilitas penurunan tingkat suku bunga Fed Rate pada bulan Maret turun, sehingga menjadi 39,7% saat ini. Sejauh ini sebagian besar variabel telah turun dari level tertingginya.
Harus diakui bahwa pasar tenaga kerja AS masih sangat kuat, sehingga terus memberikan daya beli yang lebih besar kepada konsumen untuk belanja.
Baca juga : Investor Cermati Data Inflasi AS, Rapat Petinggi Tiongkok, dan Pertemuan BoJ
Inflasi inti AS secara bulanan (MoM) justru naik dari 0,2% menjadi 0,3%,. Tidak termasuk harga mobil bekas, harga barang inti sebetulnya turun hingga 0,6%, sehingga memberikan tekanan 10 basis poin terhadap inflasi secara umum.
Tempat tinggal masih tetap menjadi pendorong utama untuk inflasi umum, dan memberikan kontribusi sebesar 16 basis poin terhadap pertumbuhan inflasi bulanan.
Sektor energi, sejauh ini memberikan penurunan sebesar 16 basis poin terhadap inflasi AS. Penurunan harga minyak global telah menyebabkan harga bensin turun hingga 6%. Bensin memberikan kontribusi lebih dari 21 basis poin terhadap inflasi umum AS.
"Sejauh ini bila diperhatikan, penurunan inflasi inti mulai berpeluang terjadi meski masih butuh proses yang jauh lebih lama," kata Nico.
Sama seperti yang disampaikan oleh Powell, bahwa inflasi inti mulai berada di area penurunan, yang dalam kurun waktu 6 bulan, telah turun di bawah 3% untuk pertama kalinya sejak awal tahun 2021. Namun ketika berbicara target inflasi menuju 2%, saat ini jaraknya masih terpaut cukup jauh.
"Sehingga rasanya terlalu dini untuk membahas mengenai penurunan tingkat suku bunga Fed Rate pada bulan Maret 2024., namun kembali semua itu tergantung dengan data yang masuk nanti," kata Nico.
Saat ini The Fed juga mencari celah dalam pasar tenaga kerja, agar dapat mengendalikan permintaan di seluruh aspek yang ada. Karena data ketenagakerjaan AS begitu kuat, yang akan membuat inflasi justru bertahan lebih lama.
Semua akan kembali kepada pernyataan The Fed bahwa tingkat suku bunga akan berada di level yang tinggi untuk waktu yang cukup lama dan untuk jangan terlena dengan persepsi dan ekspektasi yang ada, karena inflasi belum terkendali.
"Hari ini pelaku pasar dan investor mungkin akan wait and see dengan situasi dan kondisi yang ada, sembari menantikan pertemuan The Fed nanti hari ini waktu setempat," kata Nico. (Z-4)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
PERDANA Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengatakan di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos bahwa Dewan Perdamaian Gaza menawarkan jalan keluar.
ANGKATAN Bersenjata Kanada membuat model untuk mempersiapkan kemungkinan invasi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump mengatakan ingin mencaplok wilayahnya.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
Amerika Serikat mewajibkan calon tentara setidaknya memiliki kartu izin tinggal permanen (Green Card) atau telah menjadi warga negara AS (US Citizen).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Andini merupakan perempuan kelahiran Indonesia yang memutuskan untuk meniti karier di Amerika Serikat.
Diskoneksi antara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus berlanjut.
Ini rahasia pensiun Warren Buffett: investasi jangka panjang, hidup sederhana, dan strategi keuangan aman di usia tua.
Saham RAJA dan RATU sama-sama milik Happy Hapsoro, tapi punya bisnis dan risiko berbeda. Simak perbedaan RAJA vs RATU sebelum investasi.
Aplikasi ini diunduh oleh dua juta investor di sepanjang tahun ini, naik 37% dibandingkan tahun 2024
Dalam dunia investasi saham, strategi bisa berubah, tren bisa datang dan pergi. Namun, ada satu pendekatan yang tetap relevan lintas generasi, cara berinvestasi ala Warren Buffett.
Para pelaku penipuan biasanya menjerat calon korban dengan menawarkan kesempatan cuan cepat, undangan ke grup eksklusif, hingga jasa pendampingan trading.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved