Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG hakim federal di AS memutuskan tetap menyegel dokumen grand jury dalam kasus perdagangan seks Ghislaine Maxwell. Ia beralasan pembukaan dokumen tersebut tidak akan mengungkap informasi baru yang signifikan.
Departemen Kehakiman sebelumnya meminta agar dokumen dibuka untuk meredam kemarahan pendukung Presiden Donald Trump, menyusul keputusan tidak merilis seluruh berkas federal terkait Jeffrey Epstein. Epstein ialah pelaku kejahatan seksual yang merupakan rekan Maxwell dan telah meninggal dunia.
Maxwell, yang kini menjalani hukuman 20 tahun penjara, menolak pembukaan dokumen tersebut. Hakim Paul Engelmayer menegaskan, kerahasiaan grand jury penting untuk melindungi proses hukum. Dokumen itu hanya dapat dibuka dalam kondisi tertentu.
Menurutnya, membuka dokumen ini secara “sembarangan” dapat merusak kepercayaan publik terhadap sistem grand jury, membuat saksi enggan bersaksi, dan juri tidak fokus pada pokok perkara. Ia juga menepis klaim pemerintah sebagian besar informasi grand jury sudah terungkap di persidangan Maxwell, meski mengakui publik “tidak akan mempelajari banyak hal baru” dari dokumen tersebut.
Hakim memastikan materi tersebut tidak menyebut nama selain Epstein dan Maxwell yang terlibat kontak seksual dengan anak di bawah umur. Selain itu, tidak memuat identitas klien mereka.
Maxwell, 63, divonis pada Desember 2019 dan baru-baru ini dipindahkan dari penjara di Florida ke fasilitas keamanan minimum di Texas. Bulan lalu, ia diwawancarai pejabat Departemen Kehakiman terkait instruksi pemerintahan Trump untuk mengumpulkan dan merilis bukti terkait kasus Epstein.
Meski Trump pernah berjanji akan membuka “Berkas Epstein”, Departemen Kehakiman dan FBI menyatakan tidak menemukan “daftar klien” Epstein dan tidak akan merilis dokumen tambahan. Sebuah komite kongres kini telah mengirimkan surat panggilan (subpoena) ke Departemen Kehakiman terkait penyelidikan kasus yang membentang hingga 20 tahun lalu.
Trump, yang pernah berteman dengan Epstein, membantah mengetahui kejahatan rekannya itu dan mengaku hubungan mereka putus pada awal 2000-an. (BBC/Z-2)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran sebenarnya ingin bernegosiasi, meskipun tidak berani mengakuinya secara terbuka
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
WFH adalah salah satu ‘aksi cepat’ yang dapat menghemat konsumsi BBM untuk sementara waktu.
Putra Mahkota Saudi MBS dilaporkan melobi Donald Trump untuk melanjutkan perang dan menggulingkan rezim Iran di tengah konflik Timur Tengah 2026 yang memanas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved