Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memperkirakan Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) akan mengalami defisit sebesar Rp29,299 triliun di 2024. Itu diasumsikan dari total penerimaan Rp148,374 triliun dan total pengeluaran Rp177,673 triliun.
"Untuk tetap menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dari dampak tingginya ketidakpastian ekonomi keuangan global, rencana ATBI 2024 diprakirakan defisit Rp29,299 triliun, terutama berasal dari defisit anggaran kebijakan," ujar Perry dalam rapat kerja Rancangan Anggaran Tahunan BI bersama Komisi XI DPR, Senin (13/11).
Perry menambahkan, anggaran kebijakan BI direncanakan defisit Rp38,986 triliun. Itu karena biaya moneter suku bunga yang dipertahankan dan juga adanya beban sesuai burden sharing dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Baca juga: Bank Indonesia Proyeksikan Inflasi 2024 Capai 3,20%
Sementara anggaran operasional direncanakan surplus Rp9,867 triliun. Itu terutama dikontribusikan oleh penerimaan hasil pengelolaan aset valas. "Kami terus berupaya terjadi efisiensi untuk anggaran pengeluaran," tutur Perry.
Adapun realisasi ATBI 2023 hingga September 2023 mencatatkan surplus sebesar Rp34,144 triliun dan diprognosiskan mencapai Rp27,190 triliun. Prognosa capaian tersebut, kata Perry, lebih baik dari rencana awal ATBI 2023 yang pada waktu itu direncanakan defisit Rp19,992 triliun.
Baca juga: Pengamat: Turunnya Cadev untuk Rupiah yang Lebih Stabil
Hal Itu diepngaruhi oleh prognosa anggaran kebijakan yang mencatatkan surplus Rp3,201 triliun dan prognosa anggaran operasional yang surplus Rp23,989 triliun, khususnya dari upaya-upaya yang BI lakukan secar terus menerus.
Perry mengatakan, anggaran kebijakan yang surplus dipengaruhi oleh optimalisasi penerimaan dari pengelolaan surat berharga, termasuk SBN dan realisasi pengeluaran kebijakan antara lain pembayaran jasa giro kepada pemerintah dan kebutuhan beban operasi moneter.
"Sementara anggaran operasional yang mencatatkan surplus lebih tinggi dari rencana dipengaruhi oleh peningkatan penerimaan pengelolaan cadangan devisa yang didukung dengan implementasi reformasi cadangan devisa dan pengaruh suku bunga global yang meningkat tinggi dari asumsi awal," pungkasnya. (Z-11)
Lemahnya pengawasan terlihat dari tidak adanya upaya menelusuri pemegang saham maupun perusahaan afiliasi dari wajib pajak tersebut.
Justru di tengah kondisi shortfall penerimaan pajak, langkah bersih-bersih semacam ini menjadi krusial untuk menjaga kepercayaan publik.
Boyamin menilai kondisi ini juga membuktikan bahwa reformasi perpajakan yang selama ini digaungkan pemerintah gagal menyentuh akar persoalan dan lebih bersifat kosmetik.
Tekanan fiskal yang dihadapi saat ini tidak semata bersifat siklikal, melainkan mulai menunjukkan karakter struktural, terutama dari sisi penerimaan negara yang belum sepenuhnya pulih.
Kebijakan peningkatan belanja pada 2025 sudah berada di jalur yang tepat. Namun, tantangan besar ke depan adalah memastikan efektivitasnya.
Pinjaman kepada pemda tanpa didahului peningkatan kemandirian fiskal dan kualitas belanja sama saja menambah risiko keuangan daerah
Tiga mantan ketua The Fed, termasuk Janet Yellen, mengecam investigasi kriminal terhadap Jerome Powell. Mereka menyebut aksi pemerintahan Trump ini mengancam fondasi ekonomi AS.
Bitcoin (BTC) adalah aset digital dan mata uang kripto yang berjalan di jaringan peer-to-peer tanpa bank sentral, menggunakan blockchain untuk mencatat transaksi.
Bank Sentral Amerika (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan untuk kelima kalinya tahun ini.
Bank Indonesia (BI) dan Bank Prancis atau Banque de France (BdF) menyepakati penguatan kerja sama bilateral di area kebanksentralan.
Bank Indonesia bakal menambah besaran insentif dalam Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) di 2025 menjadi Rp283 triliun.
LPEM FEB UI mendesak Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate pada level 6% pada Rapat Dewan Gubernur BI November 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved