Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Bitcoin: Pengertian, Cara Kerja, dan Alasan Disebut Emas Digital

 Gana Buana
17/12/2025 18:22
Bitcoin: Pengertian, Cara Kerja, dan Alasan Disebut Emas Digital
Pengertian Bitcoin.(Dok. Freepik)

BITCOIN (BTC) adalah aset digital dan mata uang kripto yang berjalan di jaringan peer-to-peer tanpa bank sentral, menggunakan blockchain untuk mencatat transaksi, dan memiliki suplai terbatas maksimal 21 juta BTC.

Apa itu Bitcoin?

Bitcoin adalah sistem uang digital yang memungkinkan orang mengirim dan menerima nilai langsung antar pengguna melalui internet, tanpa perantara seperti bank. Transaksi Bitcoin diverifikasi oleh jaringan dan dicatat di blockchain (buku besar publik) sehingga transparan dan sulit dimanipulasi.

Inti Bitcoin:

  • Desentralisasi: tidak dikontrol satu lembaga.
  • Blockchain: catatan transaksi publik dan terverifikasi.
  • Kelangkaan: suplai terbatas (21 juta).
  • Kepemilikan: ditentukan oleh private key (kunci privat) di wallet.

Kenapa Bitcoin Disebut Emas Digital?

Bitcoin dijuluki “emas digital” karena beberapa kemiripan utama dengan emas sebagai aset penyimpan nilai:

1. Langka (scarcity)

Suplai Bitcoin dibatasi sampai 21 juta, mirip emas yang jumlahnya terbatas di alam.

2. Sulit “diproduksi” sembarangan

Bitcoin “dihasilkan” lewat proses mining dan aturan protokol, bukan dicetak bebas.

3. Tahan sensor & bisa dipindahkan

Bitcoin bisa ditransfer lintas negara tanpa bergantung pada jam operasional bank.

4. Dibagi-bagi (divisible)

1 BTC bisa dipecah hingga satuan kecil (satoshi), memudahkan transaksi nilai kecil.

Cara Kerja Bitcoin Secara Singkat

Berikut alur sederhananya:

  1. Kamu membuat transaksi (mengirim BTC) dari wallet.
  2. Transaksi disiarkan ke jaringan Bitcoin.
  3. Penambang/miner mengumpulkan transaksi dan memverifikasinya.
  4. Transaksi masuk ke “blok” baru dan ditambahkan ke blockchain.
  5. Setelah konfirmasi, penerima bisa menganggap transaksi semakin final.

Istilah penting:

  • Wallet: aplikasi/alat untuk menyimpan kunci (bukan “menyimpan koin” secara fisik).
  • Private key: “kunci brankas” yang membuktikan kepemilikan BTC.
  • Public address: “nomor rekening” untuk menerima BTC.
  • Konfirmasi: jumlah blok setelah transaksi dicatat; makin banyak biasanya makin aman.

Bitcoin Digunakan untuk Apa?

Bitcoin umumnya digunakan untuk:

  • Penyimpan nilai (store of value): sebagian orang menahan BTC jangka panjang.
  • Transfer nilai lintas negara: terutama untuk pengiriman dana yang butuh akses cepat.
  • Diversifikasi aset: sebagai bagian kecil dari portofolio (tergantung profil risiko).
  • Pembayaran: di beberapa tempat/merchant tertentu (adopsi bervariasi).

Kelebihan Bitcoin

  • Tidak bergantung pada satu institusi
  • Transaksi global 24/7
  • Suplai terbatas (anti “cetak uang” tak terbatas)
  • Transparan (blockchain publik)

Risiko Bitcoin yang Wajib Dipahami

  • Harga sangat volatil: naik-turun tajam dalam waktu singkat bisa terjadi.
  • Risiko keamanan wallet: kehilangan private key/seed phrase = aset bisa hilang permanen.
  • Penipuan & phishing: banyak modus mengincar pengguna baru.
  • Regulasi & pajak: aturan bisa berbeda tiap negara dan dapat berubah.
  • Salah kirim alamat: transaksi blockchain umumnya tidak bisa dibatalkan.

Cara Memulai (Aman untuk Pemula)

  1. Pahami dasar: blockchain, wallet, private key, dan risiko volatilitas.
  2. Pilih tempat beli yang legal & tepercaya: perhatikan izin, reputasi, keamanan, dan biaya.
  3. Mulai kecil: gunakan dana yang siap menghadapi fluktuasi.
  4. Aktifkan keamanan: 2FA, password manager, dan jangan bagikan kode OTP.
  5. Pertimbangkan self-custody: jika jumlahnya besar, pelajari hardware wallet & seed phrase.

Catatan penting: Ini informasi edukasi, bukan nasihat keuangan. Selalu sesuaikan dengan tujuan dan toleransi risiko kamu.

Kesimpulan

Bitcoin adalah aset digital berbasis blockchain yang memungkinkan transfer nilai tanpa perantara, dengan suplai terbatas 21 juta. Disebut emas digital karena sifatnya yang langka, sulit dimanipulasi, dan mudah dipindahkan lintas batas—namun tetap punya risiko besar seperti volatilitas dan keamanan kunci.

FAQ

1. Apakah Bitcoin sama dengan crypto lain?

Tidak selalu. Bitcoin adalah kripto pertama dan paling dikenal, tetapi banyak kripto lain punya tujuan dan mekanisme berbeda (misalnya fokus smart contract, privasi, atau utilitas tertentu).

2. Apakah Bitcoin legal di Indonesia?

Bitcoin di Indonesia umumnya diperlakukan sebagai aset kripto/komoditas untuk diperdagangkan, bukan alat pembayaran. Untuk detail aturan terbaru, rujuk regulator dan platform resmi yang kamu gunakan.

3. Berapa minimal beli Bitcoin?

Tergantung platform, tetapi umumnya kamu bisa membeli pecahan kecil (tidak perlu 1 BTC penuh).

4. Apakah Bitcoin aman?

Jaringannya relatif kuat, tetapi keamanan pengguna sangat bergantung pada cara menyimpan private key dan menghindari penipuan. (bitcoin.org/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik