Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA mantan pimpinan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) memberikan pembelaan keras terhadap Ketua The Fed saat ini, Jerome Powell. Janet Yellen, Ben Bernanke, dan Alan Greenspan, bersama 10 mantan pejabat tinggi lainnya, merilis pernyataan bersama yang mengecam investigasi kriminal Departemen Kehakiman (DoJ) terhadap Powell sebagai upaya merusak independensi lembaga tersebut.
"Beginilah cara kebijakan moneter dibuat di pasar negara berkembang dengan institusi yang lemah, dengan konsekuensi yang sangat negatif terhadap inflasi dan fungsi ekonomi mereka secara lebih luas," tulis para mantan pejabat tersebut dalam pernyataan resminya, Senin (12/1).
Mereka menegaskan tindakan tersebut tidak memiliki tempat di Amerika Serikat, yang keberhasilan ekonominya didasarkan pada supremasi hukum.
Penyelidikan DoJ ini bermula dari pernyataan video mendadak Powell pada Minggu malam. Ia mengungkapkan DoJ mengancamnya dengan dakwaan kriminal terkait kesaksiannya di hadapan komite Senat tahun lalu mengenai renovasi gedung Federal Reserve. Namun, Powell meyakini alasan tersebut hanyalah kedok atas kemarahan Presiden Donald Trump karena The Fed tidak menurunkan suku bunga lebih cepat.
"Ancaman baru ini bukan tentang kesaksian saya Juni lalu atau tentang renovasi gedung Federal Reserve. Itu semua hanyalah dalih," tegas Powell.
Selama setahun terakhir, Trump terus meluncurkan serangan pribadi terhadap Powell. Trump bahkan menyebutnya sebagai "pecundang besar" dan "orang bodoh". Serangan itu karena kebijakan suku bunga yang dianggap kurang agresif dalam membantu menekan biaya pinjaman pemerintah.
Mantan Ketua The Fed sekaligus mantan Menteri Keuangan, Janet Yellen, menyebut investigasi ini "sangat mengerikan". Ia meyakini investigasi ini bermotif politik untuk menggusur Powell dari kursinya sebelum masa jabatannya berakhir pada Mei mendatang.
"Mengenal Powell sebagaimana saya mengenalnya, kemungkinan dia berbohong adalah nol. Jadi saya percaya mereka mengejarnya karena mereka menginginkan kursinya dan ingin dia pergi," ujar Yellen kepada CNBC. Ia menambahkan bahwa campur tangan presiden terhadap kebijakan suku bunga adalah "jalan menuju republik pisang."
Meski pasar saham AS dan global tampak cukup tangguh menghadapi berita ini, gejolak politik mulai merembet ke Capitol Hill. Senator Partai Republik, Thom Tillis, menyatakan akan menentang calon pengganti Powell yang diajukan Trump sampai masalah hukum ini diselesaikan secara tuntas.
Di sisi lain, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt justru memperkeruh suasana dengan mempertanyakan integritas Powell. "Jerome Powell telah membuktikan bahwa dia tidak becus dalam pekerjaannya. Mengenai apakah dia seorang kriminal, itu adalah jawaban yang harus ditemukan oleh Departemen Kehakiman," ujarnya.
Langkah berisiko ini kini menempatkan masa depan kebijakan moneter Amerika Serikat dalam ketidakpastian besar, tepat di saat masa jabatan Powell akan segera berakhir. (BBC/Z-2)
Harga emas batangan Antam diprediksi akan melanjutkan tren kenaikan hingga mendekati level psikologis Rp2,7 juta per gram akibat sentimen positif melandainya inflasi Amerika Serikat.
Sejumlah Senator Republik berbalik melawan Trump, mengancam akan memblokir nominasi petinggi The Fed sebagai protes atas investigasi kriminal terhadap Jerome Powell.
Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp16.780 per dolar AS. Pasar merespons ketidakpastian suku bunga The Fed dan invasi AS ke Venezuela.
IHSG menutup perdagangan Rabu (7/1) dengan penguatan ke level 8.944. Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan stimulus Tiongkok menjadi penopang utama indeks.
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) harus berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan Jumat (2/1).
Putra Donald Trump adalah salah satu investor di tambang 'unsur tanah jarang' pertama di pulau Arktik tersebut.
Tiga uskup agung Katolik AS mengatakan bahwa landasan moral untuk tindakan Amerika di dunia dipertanyakan akibat penggunaan atau ancaman kekuatan militer kembali.
ANCAMAN Donald Trump pada Sabtu (17/1) untuk mengenakan tarif pada delapan negara Eropa kecuali mereka mendukung rencananya untuk membeli Greenland mengejutkan banyak orang.
ANCAMAN perdagangan Trump terhadap pemerintah Eropa terkait Greenland meningkatkan kemungkinan bahwa pemerintah Eropa akan mengurangi kepemilikan aset AS mereka.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
DEWAN Perdamaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya sebagai badan penjaga perdamaian internasional baru dan keanggotaan tetap tidak akan murah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved