Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KEKHAWATIRAN mengenai masalah ekonomi Tiongkok terlalu dilebih-lebihkan dan Beijing masih memiliki banyak ruang fiskal. Ini dikatakan kepala perdagangan dan pembangunan PBB pada Rabu (4/10/2023).
Krisis sektor properti yang melanda Tiongkok menyebabkan beberapa perusahaan ternama terlilit utang. Ini memicu kekhawatiran terhadap perekonomian Tiongkok secara lebih luas dan kemungkinan dampaknya secara global.
"Kami tidak memiliki proyeksi yang sangat pesimistis mengenai Tiongkok," kata Rebeca Grynspan, ketua Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB. UNCTAD menurunkan perkiraan pertumbuhan Tiongkok pada 2024 dari lima persen menjadi 4,8% dengan alasan lemahnya permintaan domestik.
Baca juga: Perekrutan Karyawan Swasta di AS Alami Perlambatan Tajam
"Ini merupakan perlambatan tetapi tidak tinjauan pesimistis seperti yang kita lihat di beberapa publikasi," kata Grynspan pada konferensi pers yang menyajikan prakiraan ekonomi tahunan unggulan UNCTAD. "Kami pikir ada perlambatan pertumbuhan di Tiongkok, tetapi bukan krisis yang dramatis."
Mantan wakil presiden Kosta Rika itu menambahkan bahwa Tiongkok memiliki banyak ruang fiskal, tidak seperti negara lain. Karenanya, Beijing masih memiliki sarana untuk dapat bangkit kembali dan mendukung perekonomian.
Baca juga: Industri Minyak Berperan Penting Atasi Krisis Iklim
Sektor properti Tiongkok telah lama menjadi pilar pertumbuhan--bersama dengan konstruksi, sektor ini menyumbang sekitar seperempat PDB--dan sektor ini mengalami lonjakan pesat dalam beberapa dekade terakhir. Namun besarnya utang yang dimiliki oleh para pemain terbesar Tiongkok dipandang oleh Beijing sebagai risiko yang tidak dapat diterima bagi sistem keuangan Tiongkok dan kesehatan perekonomian secara keseluruhan.
Pihak berwenang secara bertahap memperketat akses pengembang terhadap kredit sejak 2020 dan gelombang gagal bayar pun menyusul, terutama yang terjadi pada raksasa properti Evergrande. Richard Kozul-Wright, direktur divisi Strategi Globalisasi dan Pembangunan UNCTAD, bahkan lebih kritis terhadap pesimisme yang ada dibandingkan Grynspan.
"Anda bisa mengharapkan pemulihan yang lebih cepat di Tiongkok pada tahun ini. Hal itu tidak terjadi karena sejumlah hambatan besar di pasar realestat," katanya.
Selain itu, permintaan konsumen di Tiongkok jauh lebih lemah dari perkiraan, tambahnya. "Namun kami tentu saja tidak setuju dengan reaksi histeris yang dilakukan beberapa pers Barat terhadap Tiongkok." (AFP/Z-2)
Jalur kereta api Beijing-Pyongyang resmi dibuka kembali mulai Kamis ini. Ini aturan baru tiket dan siapa saja yang diperbolehkan melintas.
Perusahaan-perusahaan pertahanan terbesar di Amerika Serikat telah sepakat untuk melipatgandakan produksi empat kali lipat.
Menlu Tiongkok Wang Yi kecam perang di Timur Tengah dan desak AS kelola hubungan bilateral. Beijing tegaskan aliansi dengan Rusia tetap kokoh di tengah krisis global.
Kegiatan ini dilaksanakan guna menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa Indonesia bukan hanya di Tiongkok melainkan pula di tanah air.
Laporan CNN menyebut Tiongkok mulai alihkan dukungan finansial dan komponen rudal ke Iran. Simak analisis dampak geopolitik dan keterlibatan Rusia
Jubir NPC Tiongkok Lou Qinjian tegaskan tak ada negara boleh dominasi urusan internasional. Simak poin penting sidang parlemen Tiongkok 2026 di sini.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved