Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
KEKHAWATIRAN mengenai masalah ekonomi Tiongkok terlalu dilebih-lebihkan dan Beijing masih memiliki banyak ruang fiskal. Ini dikatakan kepala perdagangan dan pembangunan PBB pada Rabu (4/10/2023).
Krisis sektor properti yang melanda Tiongkok menyebabkan beberapa perusahaan ternama terlilit utang. Ini memicu kekhawatiran terhadap perekonomian Tiongkok secara lebih luas dan kemungkinan dampaknya secara global.
"Kami tidak memiliki proyeksi yang sangat pesimistis mengenai Tiongkok," kata Rebeca Grynspan, ketua Konferensi Perdagangan dan Pembangunan PBB. UNCTAD menurunkan perkiraan pertumbuhan Tiongkok pada 2024 dari lima persen menjadi 4,8% dengan alasan lemahnya permintaan domestik.
Baca juga: Perekrutan Karyawan Swasta di AS Alami Perlambatan Tajam
"Ini merupakan perlambatan tetapi tidak tinjauan pesimistis seperti yang kita lihat di beberapa publikasi," kata Grynspan pada konferensi pers yang menyajikan prakiraan ekonomi tahunan unggulan UNCTAD. "Kami pikir ada perlambatan pertumbuhan di Tiongkok, tetapi bukan krisis yang dramatis."
Mantan wakil presiden Kosta Rika itu menambahkan bahwa Tiongkok memiliki banyak ruang fiskal, tidak seperti negara lain. Karenanya, Beijing masih memiliki sarana untuk dapat bangkit kembali dan mendukung perekonomian.
Baca juga: Industri Minyak Berperan Penting Atasi Krisis Iklim
Sektor properti Tiongkok telah lama menjadi pilar pertumbuhan--bersama dengan konstruksi, sektor ini menyumbang sekitar seperempat PDB--dan sektor ini mengalami lonjakan pesat dalam beberapa dekade terakhir. Namun besarnya utang yang dimiliki oleh para pemain terbesar Tiongkok dipandang oleh Beijing sebagai risiko yang tidak dapat diterima bagi sistem keuangan Tiongkok dan kesehatan perekonomian secara keseluruhan.
Pihak berwenang secara bertahap memperketat akses pengembang terhadap kredit sejak 2020 dan gelombang gagal bayar pun menyusul, terutama yang terjadi pada raksasa properti Evergrande. Richard Kozul-Wright, direktur divisi Strategi Globalisasi dan Pembangunan UNCTAD, bahkan lebih kritis terhadap pesimisme yang ada dibandingkan Grynspan.
"Anda bisa mengharapkan pemulihan yang lebih cepat di Tiongkok pada tahun ini. Hal itu tidak terjadi karena sejumlah hambatan besar di pasar realestat," katanya.
Selain itu, permintaan konsumen di Tiongkok jauh lebih lemah dari perkiraan, tambahnya. "Namun kami tentu saja tidak setuju dengan reaksi histeris yang dilakukan beberapa pers Barat terhadap Tiongkok." (AFP/Z-2)
Kedutaan Besar China di AS membantah keras tudingan uji coba nuklir Beijing, menyebutnya sebagai manipulasi politik Washington untuk menjaga hegemoni nuklir.
TIONGKOK bersiap mengoperasikan robot humanoid untuk membantu patroli di pos perbatasan utama dengan Vietnam,
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Tiongkok usai kalah 2-3 dalam laga uji coba Indonesia vs China di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (11/2) malam
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved