Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKU bunga kini berada pada tingkat yang, "Mungkin cukup," untuk mengembalikan inflasi zona euro ke targetnya, kata seorang pejabat tinggi Bank Sentral Eropa pada Jumat (15/9/2023). Ini disampaikan setelah bank tersebut menaikkan suku bunganya untuk yang ke-10 kali berturut-turut.
ECB kembali menaikkan suku bunga utamanya sebesar 25 basis poin pada Kamis (14/9/2023). Ini membawa suku bunga deposito ke rekor tertinggi sebesar 4,00% sekaligus memberi sinyal bahwa langkah tersebut mungkin merupakan langkah terakhir dalam siklus saat ini.
"Pesan mendasarnya ialah dengan kenaikan terbaru yang kami lakukan kemarin, tingkat suku bunga, jika dipertahankan seiring berjalannya waktu, mungkin cukup untuk membuat inflasi mencapai target kami sebesar dua persen," kata wakil presiden ECB Luis de Guindos kepada stasiun radio Spanyol, Cope.
Baca juga: IPO, Saham Pembuat Cip Arm Melonjak 20% pada Hari Pertama
Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan dalam konferensi persnya pada Kamis bahwa, "Kami belum bisa mengatakan," apakah suku bunga telah mencapai puncaknya. Ia menegaskan bahwa keputusan ECB selanjutnya akan bergantung pada data ekonomi yang masuk. Namun dia menekankan bahwa tingkat suku bunga telah mencapai tingkat yang jika dipertahankan untuk jangka waktu yang cukup lama akan memberikan kontribusi besar untuk mengendalikan inflasi.
Pasar secara luas mengartikan kata-katanya sebagai kampanye penaikan suku bunga ECB yang paling agresif dalam sejarah ECB kemungkinan besar telah berakhir. Ini seiring dengan melemahnya perekonomian zona euro dan meningkatnya kekhawatiran mengenai beban rumah tangga dan dunia usaha akibat tingginya biaya pinjaman.
Baca juga: Pemberi Pinjaman Besar Australia Tutup Kantornya di Hong Kong
Inflasi di kelompok mata uang 20 negara tersebut tetap tidak berubah pada angka 5,3% di Agustus. Dengan ECB diperkirakan menghentikan sementara suku bunga pada pertemuan berikutnya, perhatian investor sudah beralih ke waktu penurunan suku bunga pertama dapat dilakukan.
Namun Lagarde pada Jumat mengatakan para jajarannya belum memutuskan, membahas, atau bahkan mengumumkan pemotongan tersebut selama pertemuan mereka. "Kamilah yang akan mengambil keputusan berdasarkan data," katanya kepada wartawan. (AFP/Z-2)
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Israel melakukan genosida di Gaza dan melancarkan serangan di Libanon dan negara-negara lain.
Sebuah meteorit jatuh menembus atap rumah di Koblenz, Jerman, usai ledakan bola api terlihat di langit Eropa. Tidak ada korban jiwa, peneliti mulai kumpulkan fragmen.
CDC terbitkan peringatan level 2 terkait penyebaran virus polio di 32 negara, termasuk Spanyol, Inggris, dan Jerman.
India adalah pembeli LNG terbesar keempat di dunia dan sangat bergantung pada Timur Tengah untuk impornya.
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
NINTENDO dikabarkan tengah menyiapkan versi baru dari konsol generasi terbarunya, Nintendo Switch 2, dengan desain baterai yang dapat diganti sendiri oleh pengguna.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Para petani menerapkan metode panen cerdas iklim dan pemetikan selektif dengan tangan untuk menjaga cita rasa serta memperpanjang umur simpan buah.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Iran juga menuduh Uni Eropa melakukan kemunafikan dan standar ganda setelah kepala kebijakan luar negeri blok tersebut mengkritik serangan Hizbullah terhadap Israel.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved