Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBUAT cip Inggris, Arm, melihat harga sahamnya melonjak 20% pada hari pertama perdagangan di bursa saham Nasdaq di New York pada Kamis (14/9/2023). Arm, yang desain semikonduktornya digunakan di sebagian besar ponsel pintar di seluruh dunia, awal pekan ini mengumumkan bahwa mereka menargetkan valuasi lebih dari US$52 miliar untuk penawaran umum perdana (IPO).
Sahamnya dibuka naik 10% dan terus naik di awal perdagangan. Pada satu titik, sahamnya naik 20% sebelum menetap mendekati 17%.
Tingginya harga saham Arm di awal perdagangan menggarisbawahi antusiasme terhadap perusahaan-perusahaan teknologi di tengah meningkatnya minat terhadap kecerdasan buatan. Jika saham Arm ditutup mendekati harga sahamnya saat ini pada akhir hari pertama perdagangan, nilainya akan mendekati US$60 miliar.
Baca juga: Juara Cip Inggris Arm akan Go Public di Amerika Serikat
Perusahaan, yang memimpin dunia dalam desain chip ponsel pintar dan dimiliki oleh investor teknologi Jepang SoftBank, itu memiliki beragam rekor keberhasilan dalam investasinya dalam beberapa tahun terakhir. IPO sekitar 10% saham perusahaan tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar US$5 miliar bagi SoftBank, sehingga mempertahankan kepemilikan atas sisa 90% saham perusahaan tersebut.
“Saya ingin menyimpan sebanyak mungkin selama mungkin,” kata CEO SoftBank Masayoshi Son kepada CNBC pada Kamis. "Saya orang yang percaya jangka panjang," tambahnya.
Baca juga: Pemberi Pinjaman Besar Australia Tutup Kantornya di Hong Kong
Para pedagang melihat IPO Arm sebagai barometer bagi IPO teknologi lain, yang terhenti dalam beberapa tahun terakhir karena pandemi covid-19, perang di Ukraina, dan suku bunga lebih tinggi menurunkan minat terhadap investasi yang lebih berisiko.
Jika IPO Arm berjalan dengan baik, perusahaan lain mungkin mempertimbangkan untuk go public untuk mengumpulkan dana, sehingga mendorong pembuatan kesepakatan baru dalam beberapa bulan mendatang. (AFP/Z-2)
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) dinilai masih memiliki ruang yang cukup besar ke depan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
PT Super Bank Indonesia Tbk (IDX: SUPA; “Superbank”), bank dengan layanan digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS, hari ini resmi mencatatkan saham perdananya.
Untuk proyeksi RNTH tahun 2026 dibuat dengan pendekatan konservatif.
LANGKAH besar kembali diambil oleh perusahaan teknologi asal Indonesia di panggung global. PT NusaTrip Incorporated (Nasdaq: NUTR) resmi melantai di bursa Nasdaq pada 15 Agustus 2025.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
IHSG kembali mencetak rekor All Time High di level 9.072 pada Kamis (15/1/2026). Simak data perdagangan, saham top gainers, dan sentimen pasar global.
VICE President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir Januari 2026.
Bank Mandiri menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1).
IHSG hari ini 14 Januari 2026 dibuka melesat ke level 9.007,05, mencetak rekor All Time High (ATH) baru di tengah optimisme pasar modal Indonesia.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved