Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Selain sangat cepat, moda transportasi baru itu dianggap aman dan nyaman.
"Saya memang baru pertama kali tadi mencoba. Nyaman. Dengan kecepatan 340 kilometer per jam, tidak terasa sama sekali, baik saat duduk atau berjalan," ujar Jokowi di Stasiun Padalarang, Jawa Barat, Rabu (13/9).
Perubahan ke arah yang lebih baik seperti itu, menurutnya, adalah sebuah kewajiban. Peradaban harus terus bertumbuh, bergerak ke arah yang lebih baik.
Baca juga: Jajal Kereta Cepat, Jokowi Sempat Transit di Stasiun Padalarang
"Karena seperti itulah peradaban," ucapnya.
Kendati demikian, Kepala Negara mengakui masih ada sejumlah hal yang masih harus disempurnakan ke depan. Melalui pantauan secara langsung di Stasiun Halim, beberapa fasilitas memang belum beroperasi maksimal seperti lift dan toilet.
Baca juga: Jokowi Jajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung Hari Ini
"Ya, memang belum. Tadi disampaikan ke saya baru 92%, tapi keretanya sudah siap jadi dimanfaatkan dong," tuturnya. (Z-10)
Penjualan tiket Whoosh diprediksi akan terus bertambah dan diperkirakan dapat melampaui 23 ribu penumpang hingga malam nanti, seiring tingginya mobilitas saat libur Natal 2025.
lembaga negara didesak menindaklanjuti dugaan mark up proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh yang sebelumnya diungkapkan oleh mantan Menko Polhukam Mahfud MD.
GENERAL Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa turut buka suara menjawab pernyataan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal proyek Whoosh.
KPK menegaskan tetap melanjutkan penyelidikan dugaan korupsi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh meski Presiden Prabowo Subianto tanggung jawab utang Whoosh
Presiden Prabowo Subianto meminta publik tak perlu cemas dan khawatir mengenai permasalahan utang dari proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) Whoosh
MANTAN Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), M Praswad Nugraha, meminta penanganan kasus dugaan korupsi kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, transparan dan independen.
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved