Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA Selasa (15/8), besok, Indonesia akan merilis data ekonomi mengenai ekspor dan impor, yang meski masih turun tapi sudah jauh lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya. Data tersebut merupakan salah satu yang dinanti investor.
Data penting lain yang dinantikan pasar dan investor berasal dari Amerika Serikat, yaitu data penjualan ritel dan pertemuan bank sentral AS The Fed pada FOMC meeting minutes pada 17 Agustus, waktu setempat.
"FOMC meeting minutes akan menjadi arah selanjutnya, terkait dengan tingkat probabilitas The Fed dalam menyikapi situasi dan kondisi yang ada saat ini," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Selasa (14/8).
Baca juga : IHSG Sepekan Ditentukan Sentimen Data Penjualan Ritel dan Neraca Perdagangan
Dari Eropa, data pertumbuhan ekonomi akan keluar pada tanggal 16 Agustus, dan secara kuartalan (qtq) diproyeksikan ekonomi akan tumbuh 0,2% - 0,5%, dan secara tahunan (yoy) akan tumbuh 0,4% - 0,6%.
Kemudian data inflasi Eropa akan keluar pada Agustus, yang secara bulanan (mtm) diperkirakan akan turun dan berada di rentang -0,1% - 0,2% dan secara tahunan (yoy) inflasi akan berkisar 5,3% - 5,5%. Inflasi inti diperkirakan akan bergerak di kisaran 5% - 5,5%.
Baca juga : Suku Bunga The Fed Diprediksi Turun pada Semester I 2024
"Sejauh ini, inflasi yang berada di kisaran seperti ini, masih akan mendorong gubernur bank sentral Eropa Christine Lagarde bergegas menaikkan tingkat suku bunga sekalipun tekanan akan jauh lebih besar daripada saat ini," kata Nico.
Data dari Tiongkok yang akan keluar yaitu mengenai industrial production secara tahunan (yoy) akan mengalami penurunan, namun penjualan ritel mengalami kenaikan secara YoY dengan kisaran 4% - 4,5%.
Data penjualan penjualan ritel Tiongkok akan untuk terbit tanggal 15 Agustus, yang diproyeksikan ada potensi kenaikan meski tidak banyak. Secara tahunan penjualan ritel diperkirakan akan meningkat dengan rentang 3,8% - 4,2%.
Data penting dari Jepang yang akan rilis yaitu pertumbuhan ekonomi kuartal II-2023, yang akan menjadi kunci pergerakan pasar Asia pekan ini. Saat ini, secara proyeksi, pertumbuhan ekonomi Japan, akan berada di kisaran 2,7% - 3% secara tahunan dan 0,5% - 0 8% secara kuartalan kuartal II-2023.
Hal ini merupakan sesuatu yang positif, dimana sebelumnya Jepang merupakan negara dari G7 yang paling lambat fase pemulihan pasca Covid-19. Data inflasi Jepang juga akan keluar pada 18 Agustus, dan diproyeksikan secara tahunan (yoy) akan berada di kisaran 3,2% - 3,4%, dengan inflasi inti akan berada di kisaran 4% - 4,3%. (Z-4)
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
Selain daging ayam, harga cabai merah dan daging sapi di Kota Medan juga tercatat mengalami kenaikan pada awal Februari.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Meskipun sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi, stok bahan pangan pokok di Sumbar dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
CUACA buruk yang melanda seluruh perairan Provinsi Bangka Belitung menyebabkan inflasi pada Januari 2026 mencapai 3,95% (yoy) atau lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional 3,55% (yoy).
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved