Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
ASOSIASI Kedelai Indonesia (Akindo) menyampaikan apresiasi atas kesepakatan perdagangan bilateral terbaru antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang berhasil menurunkan tarif impor produk Indonesia ke AS dari sebelumnya 32% menjadi 19%.
Kebijakan tersebut mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 dan menjadi salah satu tarif terendah yang diberikan AS untuk negara di kawasan Asia Tenggara.
Ketua Akindo Hidayatullah Suralaga menilai pencapaian ini sebagai hasil kerja keras tim negosiasi Indonesia yang dikomandoi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.
Ia menyebut, kesepakatan ini akan memberi dampak positif bagi sektor pangan, khususnya industri tahu dan tempe yang sangat bergantung pada pasokan kedelai impor.
"Akindo berterima kasih kepada Pemerintah yang selama ini telah menerapkan kebijakan tarif 0% untuk importasi kedelai dari semua negara, termasuk AS, berdasarkan prinsip Most-Favoured Nation (MFN)," ujar Hidayatullah, dalam keterangan resmi, Rabu (30/7).
Ia menjelaskan langkah tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap keberlangsungan industri pangan rakyat.
Menurutnya, pengurangan tarif ini dapat menurunkan beban biaya dan menjaga stabilitas harga bahan baku, terutama bagi perajin tahu dan tempe yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Lebih lanjut, Akindo menyatakan komitmennya untuk terus menjaga ketersediaan stok kedelai nasional dalam jumlah yang memadai dan kualitas yang sesuai standar.
Organisasi ini juga berharap pemerintah mulai membuka peluang ekspor untuk produk olahan kedelai, guna memperluas pasar dan memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok global.
Sebagai informasi, AS merupakan salah satu pemasok utama kedelai bagi Indonesia. Kedelai menjadi salah satu komoditas pangan strategis yang sebagian besar masih bergantung pada impor, terutama untuk kebutuhan industri kecil dan menengah.
Kesepakatan tarif ini menjadi bagian dari langkah diplomasi ekonomi yang diharapkan dapat memperkuat hubungan dagang kedua negara, sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional melalui ketersediaan bahan baku penting. (Z-1)
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Di ruang Business Summit US-ABC, 11 nota kesepahaman ditandatangani dengan nilai mencapai US$38,4 miliar.
MAHKAMAH Agung Amerika Serikat lewat putusannya membatalkan sejumlah kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Trump menyebut ada kemungkinan pengaruh asing
Donald Trump menegaskan bahwa posisi Greenland sangat krusial untuk melindungi AS dari potensi serangan Rusia atau Tiongkok.
Donald Trump pada Senin (12/1) mengumumkan pemberlakuan tarif sebesar 25% terhadap semua negara yang masih berdagang dengan Iran.
Pemprov DKI Jakarta berencana menempuh jalur penambahan melalui APBD Perubahan yang akan dibahas pada pertengahan tahun mendatang.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved