Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jumat (1/8) WIB, menandatangani perintah eksekutif yang menetapkan tarif impor baru untuk lebih dari 67 negara.
Kebijakan ini akan berlaku mulai 7 Agustus dan bertujuan mengubah sistem perdagangan internasional demi kepentingan ekonomi nasional AS.
Tarif yang dikenakan bervariasi antara 15% hingga 41%, tergantung pada negara asal barang. Meski demikian, Trump masih membuka peluang negosiasi bagi negara-negara mitra sebelum tenggat yang sebelumnya ditetapkan pada 1 Agustus.
"Ini bersejarah, ini adalah sistem perdagangan baru," kata seorang pejabat senior pemerintahan AS tanpa menyebutkan namanya, seperti dikutip Politico, Jumat (1/8).
"Ini yang saya sebut putaran negosiasi Trump," tambahnya.
Menurut teks perintah eksekutif yang dirilis, tarif dasar sebesar 10% akan tetap diberlakukan terhadap negara-negara yang memiliki surplus perdagangan dengan AS. Namun, tarif 15% dikenakan pada mitra utama seperti Uni Eropa, Jepang, dan Korea Selatan.
Indonesia termasuk dalam daftar negara yang dikenai tarif sebesar 19-20%, bersama Filipina dan Vietnam.
Negara-negara dengan ekonomi lebih kecil seperti Suriah, Myanmar dan Laos menghadapi tarif yang lebih tinggi, mencapai hingga 41%. Irak, Swiss dan Taiwan juga terkena tarif besar, masing-masing sebesar 35%, 39%, dan 30%.
Perintah ini juga menyasar negara-negara yang dianggap menolak untuk melakukan negosiasi.
"Beberapa mitra dagang telah menyetujui, atau hampir menyetujui, komitmen perdagangan dan keamanan yang berarti," demikian bunyi perintah tersebut.
Namun, perintah itu juga menyatakan bahwa beberapa negara belum menunjukkan itikad baik atau gagal menyelaraskan diri dengan kebijakan ekonomi dan keamanan nasional AS.
Gedung Putih menyebut tarif sebagai alat yang ampuh dalam melindungi kepentingan ekonomi nasional.
"Presiden Trump mendorong produksi dan investasi di dalam negeri. Negara-negara yang memproduksi langsung di AS tidak akan dikenakan tarif," tertulis dalam pernyataan resmi di laman White House, seperti dikutip CNBC, Jumat (1/8).
Sementara itu, belum ada perkembangan terbaru terkait tarif terhadap Tiongkok. Sebelumnya, kedua negara sepakat menurunkan tarif setelah perang dagang berkepanjangan. (Z-1)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana menggelar pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace pada 19 Februari mendatang di Washington.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah memandang pembentukan Board of Peace (BoP) patut dicermati secara kritis, lembaga ini harus jelas soal roadmap kemerdekaan Palestina
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat meski kedua negara menyepakati kelanjutan perundingan nuklir. Teheran menegaskan garis merahnya
SUATU dokumen FBI pada 2020 yang termasuk dalam berkas Epstein menuduh bahwa miliarder paedofil Jeffrey Epstein dilatih sebagai mata-mata di bawah mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak.
Donald Trump menegaskan bahwa posisi Greenland sangat krusial untuk melindungi AS dari potensi serangan Rusia atau Tiongkok.
Donald Trump pada Senin (12/1) mengumumkan pemberlakuan tarif sebesar 25% terhadap semua negara yang masih berdagang dengan Iran.
Pemprov DKI Jakarta berencana menempuh jalur penambahan melalui APBD Perubahan yang akan dibahas pada pertengahan tahun mendatang.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
Imbauan juga ditujukan kepada penyedia jasa angkutan udara, darat, dan laut agar mengacu pada harga yang wajar.
Penyesuaian TBA dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem industri penerbangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved