Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2023 akan berada di sekitar 5,1%. Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman mengatakan pada kuartal II-2023, pertumbuhan ekonomi Indonesia tampak lebih baik karena tidak saja mobilisasi meningkat, juga didorong dengan belanja masyarakat yang menikmati pekan libur bersama hari besar keagamaan, lalu ada gaji ke-13 dari ASN.
"Bank Indonesia membuat perhitungan pertumbuhan ekonomi baik untuk tahunan dan antar kuartal. Jadi dari perkiraan Bank Indonesia dari sekitar 5% mungkin akan menuju sekitar 5,1%," kata Aida di Jakarta, Selasa (25/7).
Baca juga: Daerah Penghasil Nikel Miskin, Hilirisasi tidak Berdampak Langsung
Investasi juga meningkat terutama investasi nonbangunan sejalan dengan kinerja ekspor yang positif dan berlanjutnya hilirisasi. Sementara itu, ekspor barang diperkirakan melambat sejalan ekonomi global yang melemah, sedangkan ekspor jasa tumbuh tinggi dipengaruhi oleh kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara.
Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi terutama ditopang Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Informasi dan Komunikasi.
Baca juga: Iklim Investasi Indonesia Dinilai Relatif Kondusif
Sementara secara spasial, pertumbuhan ekonomi terutama ditopang oleh pertumbuhan wilayah Kalimantan dan Jawa yang masih kuat sejalan dengan terjaganya permintaan domestik.
"Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2023 diperkirakan dapat mencapai kisaran 4,5-5,3%," kata Aida.
Di sisi lain, risiko perubahan cuaca El Nino, sejauh ini masih sesuai dengan skenario Bank Indonesia, yaitu belum akan mempengaruhi ekonomi produksi pertanian perkebunan seperti yang terjadi di negara lain
"Mudah-mudahan ini berlangsung sampai dengan akhir tahun," kata Aida.
(Z-9)
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dari sisi pengeluaran, perekonomian Jakarta masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga dengan kontribusi 62,80%, diikuti Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 33,79%.
Secara tahunan, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,94% (year-on-year/yoy) dibandingkan triwulan IV-2024.
Mensesneg Prasetyo Hadi berharap panitia seleksi mampu menjaring pimpinan OJK yang kompeten dan memahami ekosistem jasa keuangan demi menjaga stabilitas pasar.
Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2. Pemerintah klaim ekonomi dan fiskal tetap kuat, defisit terjaga, Danantara dan MBG jadi tumpuan investasi.
Ia menambahkan, pertumbuhan sektor riil bahkan melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga menopang kinerja ekonomi secara keseluruhan.
Genpro berkomitmen menciptakan ekosistem pengusaha yang tidak hanya naik kelas secara finansial.
Pemerintah menyatakan perekonomian Indonesia sepanjang 2025 tetap menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid meskipun dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi global.
Sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi menjadi pendorong utama pertumbuhan investasi sepanjang tahun berjalan, disusul sektor jasa lainnya serta perdagangan dan reparasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved