Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREKONOMIAN nasional perlahan pulih dari hantaman pandemi covid-19. Bisa terlihat tingginya mobilitas orang-orang di setiap kota di Tanah Air. Tidak hanya itu, pengiriman barang juga kembali ramai.
Dalam penyelenggaraan jasa angkutan barang, terjadi hal-hal berisiko yang menyebabkan barang mengalami kerusakan atau hilang, misalnya kecelakaan jalan raya yang mengakibatkan truk terbalik atau cuaca buruk yang mengakibatkan kapal kandas.
Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) Linggawati Tok mengatakan asuransi pengangkutan barang sangat dibutuhkan bagi pengusaha eksportir maupun importir, logistik, freight forwarder, produsen, dan bahkan penjual di toko-toko online yang mendistribusikan dagangannya ke pembeli.
Baca juga: Profesional Logistik Masa Depan Wajib Menguasai Literasi Digital
Linggawati mengatakan pihaknya menghadirkan asuransi pengangkutan barang dengan beberapa risiko yang dijamin, seperti kebakaran, kapal tenggelam, dan tabrakan di jalan raya.
"Bencana alam seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi, pembongkaran barang di pelabuhan darurat, masuknya air ke dalam kapal dan kerugian yang terjadi secara tiba-tiba lainnya," kata Linggawati dalam keterangannya, Kamis (22/6).
Baca juga: Kinerja Turun, Ini 3 Rekomendasi Perbaikan Sistem Logistik Indonesia
"Jenis pertanggungan yang dapat dipilih oleh nasabah mulai dari jaminan komprehensif/all risk (ICC A) sampai dengan jaminan risiko terbatas/limited perils (ICC B dan C). Premi yang perlu dibayarkan sangat murah, biasanya mulai dari 0.1% – 0.2% dari nilai barang. Jadi misalnya nilai barang yang akan dikirim senilai Rp 500 juta maka premi yang dibayarkan mulai dari Rp 500 ribu," tuturnya.
Linggawati menambahkan ,GEGI juga dapat menyediakan portal untuk nasabah yang memiliki frekuensi pengiriman yang banyak dan membutuhkan dokumen asuransi secara real time.
Melalui portal tersebut nasabah dapat memproses sendiri sertifikat asuransi secara realtime 24/7, sangat mudah dan efisien untuk mendukung jalannya bisnis eksportir dan pengangkutan lainnya. (Z-6)
Beban pengiriman akan overload menjelang Lebaran. Untuk menekan risiko keterlambatan, perusahaan menyatakan telah melakukan persiapan sejak awal
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Eskalasi konflik ini langsung menarik perhatian dunia akan gangguan rantai pasok logistik global yang bisa menekan ekonomi banyak negara.
Memasuki 2026, isu efisiensi operasional semakin menjadi perhatian utama sektor logistik darat di Indonesia
penambahan armada melalui perusahaan induk ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkokoh posisi SAM Air sebagai mitra utama pemerintah dalam misi kemanusiaan.
PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menambah armada alat berat di Pelabuhan Tanjung Priok untuk memastikan distribusi kebutuhan pokok masyarakat tidak terhambat selama Ramadan 2026.
Melalui Qonnect+ 2026, Qoala Plus memberikan edukasi atas gambaran pertumbuhan industri asuransi umum dengan faktor pendorong pertumbuhan premi dan dinamika perusahaan asuransi.
Penyerahan klaim asuransi alat berat senilai Rp1,4 miliar dilakukan di Pinrang untuk nasabah terdampak insiden tanah amblas di wilayah pertambangan Kalimantan.
Laporan Health Trends 2026 dari Mercer Marsh Benefits mencatat medical trend rate Indonesia mencapai 17,9% pada 2025 dan diproyeksikan berada di 17,8% pada 2026.
Selain dukungan internal, FWD Insurance juga terus memperkuat edukasi finansial masyarakat melalui berbagai inisiatif kreatif.
Dalam asuransi, repricing merupakan langkah peninjauan dan penyesuaian harga premi/kontribusi asuransi kesehatan yang terjadi karena adanya beberapa faktor.
Struktur modular itu untuk memberikan fleksibilitas yang bermakna, tetapi tetap dijalankan secara bertanggung jawab.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved