Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) kembali memberikan bantuan modal bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UMKM).
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan melalui kegiatan PPLIPI Signature, "PPLIPI Peduli UMKM" di SMESCO Convention Hall Jakarta, Rabu (31/5/2023), yang juga menjadi puncak rangkaian perayaan HUT ke-7 PPLIPI.
Ketua Umum PPLIPI, Indah Suryadharma Ali, mengungkapkan, selama 7 tahun berkiprah PPLIPI sudah memberikan bantuan permodalan kepada sekitar 6.500 pelaku UMKM di seluruh wilayah Jabodetabek.
Baca juga: Peringati Hari Ibu, PPLIPI Terus Dorong Upaya Pemberdayaan Perempuan
Untuk satu tahun terakhir, PPLIPI telah membantu 400-an UMKM. Mereka terdiri dari para pedagang kecil. Pada masa awal pelaksanaan program, jumlah bantuan yang diberikan Rp300 ribu/pedagang, kini meningkat di kisaran Rp500 ribu/pedagang.
UMKM yang disasar merupakan UMKM yang belum memiliki akses ke lembaga permodalan seperti perbankan.
“Sumber dana berasal dari iuran anggota PPLIPI, ada juga bantuan dari luar organisasi yang sifatnya tidak mengikat. Kebetulan anggota kami sudah bisa mandiri secara ekonomi. Jadi kami patungan untuk memberdayakan ekonomi kaum perempuan," ujar Indah.
Baca juga: PPLIPI Fokus Angkat Harkat dan Martabat Kaum Hawa Melalui Pemberdayaan
Dana bantuan diberikan secara cuma-cuma. PPLIPI memonitor penggunaan dana. Para pelaku UMKM yang menggunakan dananya dengan tepat dapat dipertimbangkan untuk kembali mendapat bantuan.
Indah menambahkan, pemberian modal pada UMKM perempuan merupakan wujud nyata keberpihakan PPLIPI terhadap kaum perempuan. Hal ini untuk mendorong agar usaha mereka bisa semakin meningkat.
“Kalau usahanya bisa berkembang, keuntungan meningkat, kesejahteraan juga meningkat sehingga mudah-mudahan mereka bisa memenuhi kebutuhan keluarga dengan layak," kata Indah.
Baca juga: Pegadaian Gelar Pelatihan untuk Mengembangkan UMKM Nasional
Acara puncak perayaan HUT ke-7 PPLIPI selain dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, juga dihadiri perwakilan Menteri Koperasi dan Menteri Pariwisata. Sejumlah selebritas seperti Lucky Reza, Ussy Sulistyowati, dan Oki Asokawati ikut hadir meramaikan acara.
Kelompok angklung AngGuN tampil menghibur hadirin. Ada juga pemberian bantuan secara simbolis pada pelaku UMKM yang diberikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Tercatat, lima orang pelaku UMKM mendapat apresiasi sebagai UMKM berprestasi. Pada kesempatan itu dilakukan juga penandatangan MoU kerja sama PPLIPI dengan Prodia.
PPLIPI yang dibentuk pada 17 April 2016 memang bercita-cita menjadi wadah para perempuan untuk memberi sumbangsihnya dalam rangka melanjutkan dan mengisi semangat pemberdayaan perempuan, yang telah menjadi komitmen perempuan di Kongres Wanita Indonesia.
Program-program PPLIPI selalu diarahkan untuk menciptakan kondisi yang lebih baik bagi para perempuan. (RO/S-4)
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran perempuan sebagai bagian dari langkah strategis pelestarian budaya nasional.
Perempuan pascamenopause menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari penurunan kepadatan tulang hingga melemahnya sistem imun.
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, meraih penghargaan Tokoh Perempuan Penggerak Ekonomi dan UMKM.
Kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
BANJIR melanda sejumlah titik di Jakarta. BPBD Provinsi DKI Jakarta mengatakan, Minggu, (18/1) hingga pukul 20.00 WIB sebanyak 19 RT di Jakarta Barat terendam banjir, bantuan juga diberikan
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat malam (9/1) mendorong respons cepat dari berbagai pihak.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Menyongsong bulan Ramadan, Wakil Ketua Formasi, Norita, mengajak masyarakat untuk menyisihkan rezeki guna memenuhi kebutuhan mendasar lainnya bagi para penyintas bencana Sumatra.
BPMI dan Istiqlal Global Fund (IGF) menunjukkan aksi kepedulian kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan dari jemaah Masjid Istiqlal kepada masyarakat terdampak bencana alam di Aceh Tamiang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved