Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Pemuda Ansor (GP Ansor) menyalurkan sejumlah paket bantuan seperti selimut, sandal jepit, kebutuhan alat mandi hingga obat-obatan pada korban bencana longsor di Pemalang.
Ketua Umum GP Ansor H. Addin Jauharudin mengungkapkan paket bantuan itu diharapkan bisa meringankan beban warga yang terdampak bencana longsor yang belakangan ini terjadi. Bantuan diserahkan melalui Ansor setempat di Pemalang.
“Iya benar, kami kirimkan bantuan kepada warga terdampak untuk mengurangi beban mereka. Agar mereka merasa tidak sendiri dan didampingi,” kata Addin dalam keterangan yang diterima (29/1).
Bencana longsor Pemalang juga mengakibatkan sejumlah kerusakan fasilitas publik. Menurut Addin, ini juga menjadi perhatiannya mengingat fasilitas publik itu adalah kebutuhan warga untuk beraktivitas kembali.
“Kami bantu perlengkapan dan peralatan yang bisa digunakan sahabat-sahabat di sana untuk membantu pemulihan fasilitas publik agar bisa digunakan kembali. Semoga warga diberikan kesabaran dan bisa kembali lagi beraktivitas seperti sedia kala," tambahnya.
Diketahui, bantuan perlengkapan itu berupa pacul, sekop, jas hujan, garuk sampah, hingga sepatu boot.
Addin juga berpesan kepada seluruh sahabat-sahabat Banser Tanggap Bencana (Bagana) untuk siaga dan sigap bila di daerahnya terdampak bencana.
“Kami selalu mengingatkan kepada para sahabat-sahabat, agar tanggap dan sigap apabila masyarakat membutuhkan. Terlebih di tengah situasi yang kurang baik ini, Bagana bisa melakukan langkah cepat dan segera untuk mengurangi beban warga yang terdampak,” pungkasnya. (M-3)
Dengan demikian, secara keseluruhan korban meninggal dunia bencana longsor di Pekalongan mencapai 20 orang.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.50 WIB berada di pusat ekonomi Pemalang ini juga membuat lalu lintas padat dan kemacetan di ruas jalan utama,
DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda) menyebut bus yang mengalami kecelakaan dan menelan korban jiwa di Tol Exit Pemalang, Sabtu (25/10), tidak laik admistrasi.
Hujan tangis menyambut kedatangan sejumlah korban kecelakaan bus wisata terguling di exit tol Gandulan, Kabupaten Pemalang.
Pasutri di Pemalang dibunuh oleh dukun pengganda uang dengan menggunakan kopi sianida.
Warga Desa Mereng, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, digemparkan dengan penemuan pasangan suami istri Muhammad Rosikhi,37, dan Nur Azizah Turokhmah,34, yang meninggal di atas batu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved