Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Angin Puting Beliung Terjang Comal Pemalang, Sejumlah Kios dan Rumah Warga Rusak

Supardji Rasban
19/2/2026 21:22
Angin Puting Beliung Terjang Comal Pemalang, Sejumlah Kios dan Rumah Warga Rusak
Polisi membantu memindah atap atap kios yang rusak diterjang angin puting beliung di Pemalang.(Dok. MI)

CUACA ekstrem menyebabkan puting beliung menerjang wilayah Comal Baru, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Kamis (19/2/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah lapak kios dan rumah warga, namun tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Kapolsek Comal, AKP Imam Santoso, menuturkan angin puting beliung terjadi sekitar pukul 15.45 WIB. Angin kencang disertai pusaran itu pertama kali terpantau di wilayah Kosongan, Kelurahan Purwoharjo.

 "Angin bergerak dari arah Kosongan menuju ke timur. Pusaran angin kemudian melintasi kawasan permukiman dan pusat aktivitas warga hingga mengarah ke kawasan Grand Comal," ujar Imam Santoso.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah kios yang berada di sepanjang Jalan Raya Ampelgading mengalami kerusakan. Lokasi terdampak paling parah berada di sekitar pertigaan Grand Comal, yang ramai oleh aktivitas perdagangan warga.

“Sekurangnya sembilan kios yang terdampak. Lebih dari dua kios mengalami kerusakan berat, sementara tujuh kios lainnya rusak ringan,” terang Imam Santoso.

Selain kios, angin puting beliung juga berdampak pada kawasan perumahan warga. Di Perumahan Grand Comal, tercatat ada dua rumah yang mengalami kerusakan pada bagian kanopi depan akibat terpaan angin kencang.

"Tapi tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Semua warga dilaporkan selamat, dan situasi pascakejadian terpantau aman serta kondusif," jelas Imam Santoso.

Pihak kepolisian bersama aparat terkait langsung melakukan pendataan kerusakan serta memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan di lokasi kejadian. Warga juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan instansi terkait guna membantu penanganan dampak kerusakan, sekaligus mengingatkan masyarakat agar segera melapor jika menemukan kondisi berbahaya di lingkungan sekitar," jelas Imam Santoso.

Sementara itu, Solihin, 37, pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas pada saat kejadian mengaku sempat menghindar dari lokasi dan berlindung di sebuah ruko.

"Angin berhembus sangat kencang menerbangkan apa saja yang dilalui. Kios-kios rusak dan warga terlihat panik dan sebagian lainnya berusaha menyelamatkan dagangannya," ujar Solihin. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya