Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi melakukan pemecahan saham BMRI yang beredar atau stock split dengan rasio 1:2 pada Selasa (4/4).
Pemecahan saham Bank Mandiri bukan lah yang pertama kalinya dilakukan. Sebelumnya, mereka pernah menggelar aksi serupa pada 13 September 2017 dengan rasio sebesar 1:2.
Saat itu, saham BMRI yang diperdagangkan menjadi Rp 6.700 per lembar dari harga sebelum stock split di kuartal III 2017 sebesar Rp 13.400 per lembar.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha menjelaskan stock split kali ini dilakukan untuk meningkatkan likuiditas saham dan memperluas aksesibilitas investor untuk berinvestasi pada perusahaan.
Merujuk pada pembukaan perdagangan bursa, harga baru saham BMRI berada di posisi Rp5.250 per lembar saham, dari sebelumnya pada penutupan perdagangan Senin (3/4) di posisi Rp10.525 per lembar saham, atau naik sebesar 1,94%.
Sebelum melakukan pemecahan, nilai nominal saham BMRI adalah sebesar Rp250 per saham dengan jumlah saham 46,66 miliar lembar. Setelah pemecahan, nilai nominal saham adalah Rp125 per saham dengan jumlah saham sebanyak 93,33 miliar lembar.
Sedangkan, jumlah saham bank bagian dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) ini dalam modal dasar, juga akan bertambah dari semula 64 miliar lembar menjadi 128 miliar lembar setelah stock split.
"Untuk saham Seri A Dwiwarna akan tetap dipertahankan satu saham, dan sisanya diperhitungkan menambah jumlah saham Seri B milik Negara Republik Indonesia dan tetap menjadi pemegang saham pengendali
perseroan," ujar Rudi.
Rudi menilai pihaknya ke depan akan tetap fokus pada pertumbuhan bisnis dan peningkatan kinerja keuangan di tengah tantangan ekonomi di tingkat global.
"Kami berharap dengan stock split ini, investor akan lebih mudah untuk berinvestasi pada saham BMRI dan turut mendorong pertumbuhan bisnis Bank Mandiri secara berkelanjutan," ujar Rudi. (Z-6)
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan tambahan penempatan dana pemerintah di bank Himbara cukup menjaga likuiditas dan transmisi kredit yang optimal.
Kita hidup di zaman ketika kekuasaan tidak lagi tampak dalam istana atau pabrik, tetapi bersemayam di server data, jaringan logistik, dan kode digital. Dunia
Kementerian Sosial menyediakan kanal pengecekan penerima bantuan langsung tunai (BLT) melalui laman cekbansos.kemensos.go.id.
Kelihatannya strategi ini berhasil, karena demand mulai tumbuh lagi. Sesuai teori ekonomi, kalau likuiditas cukup, maka permintaan akan meningkat.
Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa realisasi penyaluran dana pemerintah sebesar Rp200 triliun kepada bank-bank pemerintah (Himbara) berjalan dengan baik.
Bursa kembali memperketat pengawasan pasar. Pada perdagangan Rabu (21/1), sebanyak enam saham emiten resmi masuk daftar papan pemantauan khusus
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus terhenti sejenak pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Januari 2026.
IHSG hari ini 20 Januari 2026 cetak rekor baru di 9.169 sebelum berfluktuasi. Cek saham top gainers ZATA, ELIT & analisis dampak Rupiah Rp17.000.
PT OCBC Sekuritas Indonesia bersama PT Inovasi Finansial Teknologi resmi menjalin kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur.
IHSG kembali mencetak rekor All Time High di level 9.072 pada Kamis (15/1/2026). Simak data perdagangan, saham top gainers, dan sentimen pasar global.
VICE President Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi, memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang menguat hingga akhir Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved