Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika berkolaborasi dengan kementerian/lembaga dan ekosistem digital untuk mendorong pelaku UMKM dapat memanfaatkan dan berjualan di platform digital.
Kerja sama diadakan melalui Ngobras: Ngobrol Bareng Legislator yang diselenggarakan Direktorat Jendral Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Anggota DPR Komisi I pada Jumat (10/3).
Aca itu mengusung tema Literasi Digital Bagi Pelaku UMKM. Narasumber yang hadir ialah Anggota Komisi I DPR Fadhlullah, Founder dan CEO of Bisatumbuh Chiko Maradona, dan Pemimpin Redaksi Harian Serambi Indonesia Zainal Arifin.
Baca juga: Pegiat Ekonomi Kreatif Sambut Pemberian Ruang Partisipasi UMKM di IKN
Melalui Ngobras, diharapkan masyarakat termasuk pelaku UMKM dan pengguna e-commerce dapat memahami manfaat lebih dari dunia digital terutama manfaat untuk perekonomian diri sendiri, keluarga hingga negara.
Fadhlullah mengatakan situasi bangkitnya perekonomian provinsi maupun negara disokong oleh pelaku UMKM. “Majunya suatu daerah dapat diukur dari pelaku UMKM, selain dari Bandara dan penerbangannya. Sebagai contoh di daerah NTT ada UMKM yang memproduksi teh dari daun kelor, dengan kemasanyang apik kemudian dipasarkan melalui media online,” katanya.
Baca juga: Dukung UMKM Digital, Master Online Community Ingin Wujudkan Sejuta Pengusaha
Sementara itu, Chiko mengungkapkan permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM mendorong dirinya mendirikan startup Bernama ‘Bisatumbuh’. Chiko melihat adanya potensi di dunia market karena adanya peningkatan akses ke e-commerce.
“Kita adalah negara dengan UMKM terbesar di ASEAN yang memberikan kontribusi ke pendapatan bruto sebesar 61,97% atau senilai Rp85 triliun pada 2020. Sayangnya hanya 21% yang sudah menjual online di e-commerce,” jelasnya.
Masih di acara yang sama, Zainal mengatakan disrupsi digital mengubah segalanya seperti bidang kesehatan misalnya pendaftaran klinik atau rumah sakit dapat dilakukan secara online. Di bidang keuangan misalnya masyarakat mulai terbiasa menggunakan aplikasi banking, lalu bidang pendidikan serta bidang retail seperti contohnya kemunculan toko online dan platform e-commerce.
“Namun ruang digital ini kerap menimbulkan persoalan termasuk persaingan yang tidak sehat seperti hoax, saling menjelekkan, saling menyerang,” jelasnya. (Z-6)
Memasuki 2026, isu efisiensi operasional semakin menjadi perhatian utama sektor logistik darat di Indonesia
Penghargaan ini memperkuat posisi kedua brand sebagai pilihan terpercaya keluarga Indonesia dalam pemenuhan nutrisi anak melalui kanal digital.
Laporan E-Commerce Global Otto Media Grup 2025 mencatat meskipun e-commerce lintas batas global mencapai hampir US$1,24 triliun, tingkat pembatalannya mencapai sekitar 70%.
Pada tahun 2025 jumlah pengguna internet mencapai 221 juta jiwa atau hampir 80 persen dari total populasi.
Berawal dari usaha rumahan, Finetrus sukses menjadi UMKM perlengkapan tidur favorit di Shopee. Fokus pada kualitas bedding, Finetrus tumbuh pesat lewat inovasi dan digitalisasi.
ONE Global Capital mengumumkan pembagian dividen Natal perdana kepada para investornya, hanya satu tahun sejak mengakuisisi Eastlakes Shopping Centre.
Dengan bantuan platform online video, pengguna dapat mengedit klip, menambahkan teks, memasukkan musik, hingga membuat video profesional langsung dari browser.
Saat ini, sekitar 62 persen masyarakat Indonesia telah terbiasa berbelanja daring dua hingga tiga kali per bulan.
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
DI tengah upaya pemerintah memperketat pengawasan digital bagi anak-anak, suara dari akar rumput mengingatkan bahwa regulasi teknis saja tidak cukup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved