Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mendukung kebijakan pemerintah soal insentif pembelian kendaraan listrik yang akan digulirkan di tahun depan.
"Untuk mendorong percepatan migrasi ke mobil listrik, ini rasional diberikan ke penggunanya," ujarnya kepada wartawan, Jumat (23/12).
Tulus berujar insentif tidak harus fiskal, tapi juga nonfiskal. Dengan diberikan diskon pembelian kendaraan listrik Rp80 juta untuk mobil listrik dan Rp8 juta untuk motor listrik baru, menurutnya itu akan mendongkrak penggunaan kendaraan ramah lingkungan tersebut.
"Kendaraan listrik memang patut diberikan insentif agar masyarakat tertarik untuk menggunakan kendaraan listrik," ucapnya.
Insentif yang digelontorkan pemerintah, lanjut Tulus, harus mempunyai nilai strategis dalam jangka menengah. Pemerintah diminta menjamin aspek keandalan kendaraan listrik, baik dari sisi mekanis atau pun infrastruktur pendukung.
Ia menyebut keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di tempat tempat umum dan keandalan baterai kendaraan listrik harus tersedia.
"Jaminan itu seperti produk baterai kendaraan listrik yang lebih murah. Jadi sebaiknya insentifnya juga bukan berupa uang saja," pungkasnya.
Pemerintah tengah menyiapkan dana Rp5 triliun untuk insentif tersebut.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Istana Merdeka di Jakarta, Rabu (21/12), menyampaikan bahwa insentif pembelian kendaraan listrik didesain dengan batasan harga tertentu, sehingga tidak semua mobil listrik menerima insentif itu.
"Tidak semua mobil listrik diberikan seperti itu, melainkan ada harga tertentu. Ini kebijakannya sedang dievaluasi. Kita tahu mobil listrik jauh lebih mahal daripada mobil biasa dengan 30% lebih tinggi," jelasnya. (OL-8)
UNITED E-Motor resmi memperkenalkan RX6000 di Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS) sebagai motor listrik dual-purpose yang memadukan karakter adventure dan kepraktisan urban.
Polytron FOX 200 menjadi pilihan yang efisien untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat sekolah, berbelanja, hingga menemani aktivitas nongkrong.
PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) terus memperkuat posisinya di pasar motor dan sepeda listrik dengan strategi yang menitikberatkan pada kebutuhan mobilitas lokal.
Kehadiran United E-Motor di dua pameran besar awal tahun, menjadi bagian dari strategi membangun kepercayaan publik terhadap motor listrik.
Pengguna FOX-350 bisa mendapatkan tambahan daya dalam 10 menit untuk 10 km, sementara pengguna FOX-200 hanya butuh 15 menit untuk tambahan jarak 20 km.
PELAKU industri kendaraan listrik terus mencari cara untuk memperluas adopsi pasar di tengah sensitivitas harga dan pertimbangan jarak tempuh konsumen.
Kebiasaan melepas aki yang dulunya dianggap ampuh mencegah aki soak atau korsleting, justru berisiko menimbulkan masalah baru pada mobil modern.
Pakar ITB ingatkan pemilik mobil listrik (EV) dan mobil modern jangan lepas aki saat mudik. Tindakan ini bisa merusak sistem komputer dan memori kendaraan.
Panduan memahami skala prioritas APBD melalui kasus pengadaan mobil listrik dan penghapusan BPJS warga di Banjarmasin. Analisis etika anggaran publik.
Di tengah langkah pengadaan puluhan mobil listrik untuk kepala dinas dan camat, pemerintah Pemerintah Kota Banjarmasin menghapus kepesertaan BPJS bagi 37 ribu warga miskin.
Tiongkok menjadi negara pertama yang melarang desain handle pintu tersembunyi demi keamanan.
MASYARAKAT luas diajak untuk berperan aktif mendukung akselerasi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai solusi mobilitas bersih yang berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved