Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan oleh calon konsumen sebelum beralih ke kendaraan listrik (EV) adalah mengenai daya tahan komponen paling mahalnya, yakni baterai. Sebagai jantung dari mobil listrik, memahami umur pakai dan cara menjaga kesehatannya sangat penting untuk memastikan nilai investasi kendaraan Anda tetap terjaga.
Secara umum, produsen otomotif merancang baterai mobil listrik (biasanya jenis Lithium-ion) untuk bertahan dalam jangka waktu yang lama. Rata-rata umur baterai mobil listrik modern diperkirakan berkisar antara 10 hingga 15 tahun, atau setara dengan jarak tempuh 150.000 hingga 300.000 kilometer, tergantung pada pola pemakaian dan perawatan.
Penting untuk dipahami bahwa baterai tidak akan langsung "mati" setelah melewati masa tersebut. Namun, baterai akan mengalami degradasi atau penurunan kapasitas penyimpanan energi. Sebuah baterai dianggap sudah melewati masa pakai optimalnya jika kapasitas maksimalnya turun di bawah 70% hingga 80% dari kondisi awal.
Untuk memberikan rasa aman kepada konsumen, sebagian besar Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia memberikan garansi baterai yang cukup panjang. Berikut adalah gambaran umum garansi baterai yang berlaku saat ini:
| Merek/Model Umum | Masa Garansi Baterai |
|---|---|
| Standar Industri (Hyundai, Kia, dll) | 8 Tahun / 160.000 KM |
| Wuling (Air ev, BinguoEV) | Lifetime Warranty (Syarat & Ketentuan Berlaku) |
| Toyota (bZ4X) | 8 Tahun / 160.000 KM |
Beberapa faktor dapat mempercepat penurunan kualitas baterai, di antaranya:
Untuk memaksimalkan usia pakai baterai, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
Dengan perawatan yang tepat dan pemahaman mengenai karakteristik teknologi EV, kekhawatiran mengenai umur baterai seharusnya tidak lagi menjadi penghalang bagi Anda untuk beralih ke mobilitas ramah lingkungan.
GEM Group dorong hilirisasi nikel di Indonesia melalui teknologi HPAL memperkuat posisi RI di rantai pasok baterai kendaraan listrik global dan mendorong inovasi nasional.
Salah satu fitur paling menonjol dari BYD Song Ultra EV adalah kemampuan flash charging yang memungkinkan pengisian daya baterai dari 10% hingga 70% hanya dalam waktu sekitar lima menit.
Faktor pertama yang paling berpengaruh adalah perilaku pengemudi di balik kemudi. Gaya berkendara agresif menjadi musuh utama efisiensi baterai.
Pemerintah melalui PLN telah memastikan ketersediaan 53 hingga 60 titik SPKLU di sepanjang Tol Trans Jawa
Sebanyak 180 ribu mobil listrik diprediksi mudik Lebaran 2026. Kemenko Infrastruktur & Entrev pastikan kesiapan SPKLU dan layanan pendukung bagi pemudik EV.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved