Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan kebijakan impor beras bukan berarti menandakan stok di dalam negeri kosong.
Adapun pengadaan beras dari luar negeri sebagai cadangan, merupakan bagian dari strategi untuk mengantisipasi krisis pangan. "Kalau impor, cadangan beras, itu kan kebijakan. Bukan masalah ada beras atau tidak," jelasnya.
Baca juga: Pemerintah sudah Kantongi Beras Impor di Gudang Luar Negeri
"Kalau memang untuk lebih baik, ya mungkin tidak apa-apa," imbuh Syahrul seusai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Selasa (6/12).
Pihaknya pun memastikan bahwa dari laporan sejumlah kepala daerah, stok beras di dalma negeri dalam kondisi aman. "Data dari satelit aman. Kemudian, laporan dari gubernur dan bupati juga aman," tuturnya.
Baca juga: Presiden Minta Data Beras Dicermati agar Tidak Salah Ambil Kebijakan
Saat ini, hal yang menjadi persoalan adalah harga beras. Syahrul mengakui bahwa harga beras cenderung naik dalam beberapa pekan terakhir. Pasalnya, komponen pembentuk biaya produksi dan distribusi, seperti pupuk dan BBM, mengalami kenaikan harga.
"Soal dinamika harga, ya memang harus disikapi bersama. Presiden memerintahkan semua perhatikan lapangan, faktualisasi data, jangan cuma di atas kertas. Cek kenapa harganya mahal," pungkas Syahrul.(OL-11)
Naiknya CBP menjadi 4 juta ton karena produksi di tahun depan diperkirakan meningkat ketimbang tahun ini.
MENTERI Pertanian atau Mentan Andi Amran Sulaiman meminta agar persoalan stok beras cadangan pemerintah yang mengalami penurunan mutu dan rusak dilihat secara proporsional
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Sonny T Danaparamita mempertanyakan tingginya harga beras di pasaran. Padahal, stok cadangan beras pemerintah (CBP) tercatat melimpah yakni mencapai 3,9 - 4 juta ton.
Ombudsman RI menduga adanya maladministrasi dalam tata kelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan potensi kerugian negara mencapai Rp7 triliun.
Pemerintah menargetkan hingga akhir Desember 2025 dapat menggelontorkan 1,3 juta ton beras SPHP dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500 per kilogram.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyatakan bahwa stok cadangan beras pemerintah (CBP) masih dalam angka aman. Sebelummya diberitakan beras premium dan medium mulai langka
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Salah satu komoditas yang menjadi sorotan utama dalam pengawasan ini adalah gas elpiji tabung 3 kilogram.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan stok pangan aman menjelang Imlek, Ramadhan, hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan memberikan harapan membuncah bagi masyarakat terkait stok bahan pangan melimpah sampai Lebaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved