Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYERTAAN Modal Negara (PMN) kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp7,5 triliun akan cair bulan ini. Keperluan dana tersebut, 60% untuk restorasi pesawat.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, dengan restorasi tersebut akan menambah operasional armada Garuda Grup. Total ada 120 armada bakal dioperasikan. Saat ini Garuda Indonesia maupun Citilink telah mengoperasikan 80 unit pesawat.
Selama pandemi covid-19, sejumlah pesawat Garuda dikandangkan atau grounded karena jumlah penumpang turun drastis sehingga operasional pesawat berkurang. Dibutuhkan perawatan rutin terhadap pesawat tersebut agar beroperasi kembali.
"(PMN) ini harus cair karena ini masuk dalam budget APBN tahun ini, paling telat 22 Desember. Targetnya memang segitu (120 pesawat) dan kita serius untuk restorasi ini," kata Irfan di Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (5/12).
Selain Garuda, pesawat Citilink juga tengah direstorasi. Irfan menjelaskan, secara keseluruhan PMN Rp7,5 triliun akan digunakan untuk maintenance, restorasi, serta modal kerja.
PMN Garuda ini ditandai dengan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43/2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara ke Dalam Modal Saham Perusahaan Negara (Persero) PT Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia.
"Rp7,5 triliun itu untuk banyak hal. Alhamdulililah operasional kita positif. Beberapa hal lainnya kita manfaatkan untuk dana operasional dan restorasi Boeing 737," terangnya.
Diakui Irfan, ada keterlambatan dalam pencairan dana PMN dari pemerintah yang seharusnya diberikan pada November lalu. Hal ini karena masih menunggu dirampungkannya dua peraturan pemerintah lainnya, yakni PP mengenai privatisasi Garuda Indonesia dan PP tentang penerbitan obligasi wajib konversi (OWK).
"Jadi ada sedikit keterlambatan. Saya terlibat aktif dalam proses PP sampai nanti kemudian ini diselesaikan," ucapnya.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung mendukung Garuda Indonesia untuk melakukan penyelesaian proses pencairan PMN, proses konversi OWK menjadi saham dan konversi utang kreditur menjadi saham. (OL-8)
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus berkomitmen mendukung pertumbuhan keuangan syariah di Indonesia.
Perusahaan BUMN diminta berhati-hati dalam menyusun maupun menggunakan APBN dalam pengerjaan proyek hilirisasi agar negara tidak merugi.
Untuk pembelian tiga kapal penumpang berikutnya hingga 2026, Pelni akan kembali mengajukan PMN sebesar Rp4,85 triliun.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya mendorong jajaran direksi Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memetakan kebutuhan kelistrikan secara nasional.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengapresiasi kerja keras Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam memberikan pemberdayaan kepada masyarakat prasejahtera.
Dalam rencana penggunaan PMN 2025, INKA akan pergunakan untuk pengembangan fasilitas produksi.
Pemerintah bersiap melakukan intervensi strategis di sektor tekstil nasional menyusul kolapsnya PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu pemain terbesar industri tekstil.
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan pemerintah tengah mengkaji pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Kritik Prabowo itu khususnya ditujukan pada direksi dan komisaris perusahaan pelat merah yang mencatatkan kerugian namun tetap meminta tantiem atau bonus.
Fokus utama kajian dari Anisha adalah penegasan posisi BUMN sebagai entitas hukum terpisah (separate legal entity) yang tetap mengemban mandat konstitusional demi kemakmuran rakyat.
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan kritik keras kepada jajaran direksi badan usaha milik negara (BUMN) lantaran terlalu lama menerapkan praktik pengelolaan yang merugikan negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved