Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEIRING dengan membaiknya situasi, tren UMKM kuliner pun kembali menunjukkan geliat kebangkitannya.
Namun demikian, pandemi telah mendorong perubahan akan pola konsumsi dan pembelian camilan masyarakat, yang akan menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku UMKM kuliner.
Memahami kondisi tersebut, Mondelez Indonesia dengan produknya seperti Oreo, Cadbury, dan keju Kraft, dengan didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), tahun ini kembali menghadirkan program #DukungUMKMKuliner dengan mengedepankan tema “Berkelas Karena Kualitas”.
Baca juga : Sandiaga Uno Perkuat Pemasaran Produk UMKM untuk Hadapi Resesi Global
Dalam sambutannya, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mendukung penuh inisiatif yang dilakukan Mondelez Indonesia.
“Kami menyambut baik hadirnya inisiatif #DukungUMKMKuliner yang secara konsisten dihadirkan Mondelez Indonesia. UMKM kuliner menyumbang Rp455,44 triliun atau sekitar 41 persen dari total PDB ekonomi kreatif di tahun 2020," kata Sandiaga dalam keterangan, Rabu (23/11).
Selain itu, subsektor ini juga menyerap tenaga kerja sebesar 9,5 juta orang sehingga turut memberikan dampak besar terhadap perekonomian Indonesia.
Baca juga : Visa Bantu Pelaku UMKM Perempuan di Tasikmalaya untuk Go Digital dan Go Global
"Oleh karena itu, mendukung kebangkitan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tentunya sudah menjadi tanggung jawab kita bersama dalam upaya mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN),” jelas Sandiaga.
Sementara itu, President Director Mondelez Indonesia, Parveen Dalal, menjelaskan,“Semangat #BerkelasKarenaKualitas dipilih menjadi tema besar program #DukungUMKMKuliner di tahun ini,"
"Berdasarkan hasil survei The State of Snacking tahun 2021 dari Mondelez International, yang mengungkap bahwa konsumen semakin selektif dalam memilih camilan, sehingga menjadikan persaingan di industri kuliner semakin ketat dan memberikan tantangan baru bagi pelaku UMKM kuliner,” jelas Parveen.
Baca juga : Dukung Pelaku UMKM Kuliner, Blue Band Luncurkan Kemasan 1 Kg Baru
Selama hampir 3 bulan penyelenggaraannya, inisiatif #DukungUMKMKuliner diikuti lebih dari 700 pelaku UMKM Kuliner dari berbagai wilayah Indonesia.
Secara umum penyelenggaraan inisiatif ini terbagi menjadi tiga rangkaian besar yaitu, pelatihan yang memberikan berbagai tips kreatif agar bisnis UMKM kuliner naik kelas, kompetisi bisnis yang terbagi menjadi tiga kategori, yaitu Best Food Menu, Best Packaging Design dan Best Marketing Promotion, serta konferensi pers sekaligus pengumuman pemenang kompetisi.
Penyelenggaraan program #DukungUMKMKuliner di tahun kedua ini kembali kembali bersinergi dengan berbagai pihak, mulai dari komunitas Sahabat UMKM, GrabFood, NielsenIQ, Food Vlogger and F&B Business Owner MGDALENAF, serta Najla Bisyir selaku Owner & Founder Bittersweet by Najla.
Baca juga : KiriminAja dan Plugo Jalin Kerja Sama untuk Rangsang Pertumbuhan UMKM
Anindita Septadiani, Research Director NielsenIQ menjelaskan bahwa kebangkitan ekonomi pada industri UMKM juga didukung oleh temuan NielsenIQ dalam Household Spending Survey.
Survei mengungkapkan terdapat peningkatan alokasi pengeluaran rumah tangga untuk leisure activity, salah satunya untuk aktivitas makan diluar, dari 27% pada Q2 2021 menjadi 30% dari total biaya pengeluaran rumah tangga pada Q2 2022.
“Agar bisa naik kelas, UMKM diharapkan jeli melihat peluang dan memahami perilaku konsumen dengan merumuskan strategi berkualitas, diantaranya dengan cara kolaborasi menu menggunakan produk berkualitas, memaksimalkan promosi digital dan layanan online delivery, serta berinovasi sesuai dengan tren yang sedang berkembang,” jelas Anindita.
Faisal Hasan Basri, Sekretaris Jenderal Sahabat UMKM pun setuju bahwa UMKM kuliner memiliki kesempatan yang besar untuk naik kelas, selama konsisten dalam mengembangkan kualitas bisnisnya.
Lebih lanjut mengenai langkah yang dapat diterapkan pelaku UMKM kuliner, Roy Nugroho, Director of Grab for Business Indonesia yang hadir pada sesi konferensi pers turut memberikan pandangan terhadap langkah yang bisa diambil oleh pelaku UMKM untuk naik kelas, yakni melalui inovasi dan teknologi. (RO/OL-09)
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, agar mampu mandiri secara ekonomi serta memiliki kesempatan yang setara.
SANDINATION Academy bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 di Aula Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/2).
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
ISFEX 2025 siap digelar di ICE BSD City pada 6–9 November. Pameran fasilitas olahraga terbesar ini hadirkan inovasi, kolaborasi, dan tren global terkini.
Program Semesta AI sendiri merupakan program antara Lintasarta, NVIDIA, dan KUMPUL yang berfokus pada pengembangan solusi berbasis AI sesuai kebutuhan industri nasional.
Para pecinta film animasi anak-anak di Indonesia tengah menantikan kehadiran film animasi terbaru yang menjanjikan kisah penuh kehangatan, kegembiraan, serta nilai persahabatan.
Kerja sama kemitraan co-branding Wonderful Indonesia menginisiasi berbagai program seperti Wonderful Indonesia Berkah, School Break di 4 kota, dan Pesona Promo Merdeka.
Namun, diakui Neil, bahwa sektor ekonomi kreatif masih tergolong baru di Indonesia.
Kementerian Perhubungan menyebut ada 287 bandar udara (bandara) di Indonesia pada 2021, namun tidak semuanya aktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved