Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
USAHA mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia.
Meskipun begitu, berbagai tantangan kian menjadi kendala dan membuat pelaku UMKM kehilangan daya saing, terutama pada sektor kuliner yang memiliki persaingan ketat.
Menyadari hal tersebut, Blue Band sebagai pionir margarin yang telah menemani masyarakat Indonesia selama 100 tahun meluncurkan Blue Band Cake Margarine Kemasan 1 kg baru yang lebih ekonomis, higienis, dan praktis guna mendukung kemajuan bisnis UMKM kuliner di Indonesia.
Baca juga: 500 Pelaku UMKM Kuliner Ikuti BlueBand Kitchen Master
Marketing Director PT Upfield Consulting Indonesia, Ade Savitri, menjelaskan bahwa berbeda dengan pelaku bisnis kuliner berskala besar, UMKM kerap kali masih terkendala dengan modal yang terbatas dan bahan baku yang sesuai untuk menghasilkan kualitas produk yang bermutu.
“Kami berharap hadirnya produk baru Blue Band Cake Margarine kemasan 1 kg naru dengan kemasan ekonomis ini bisa menjawab kebutuhan pelaku UMKM kuliner yang terkendala dengan terbatasnya biaya produksi agar tetap bisa bersaing dan membantu mereka dalam menghindari penggunaan margarin kemasan ulang yang tidak higienis,” jelas Ade dalam keterangan, Rabu (16/8).
Terkait dengan margarin dalam kemasan ekonomis, para pelaku UMKM kuliner sebelumnya hanya bisa mendapatkannya secara eceran setelah dikemas ulang dari toko.
Baca juga: Peringati Pekan Sarapan Nasional 2023, Program 'Sarapan Berisi' Digelar Lagi
Umumnya proses pengemasan ulang pun dilakukan sendiri dengan cara yang sangat sederhana.
Hal tersebut tentunya menjadikannya lebih rentan, baik dari sisi kualitas, keaslian, maupun keamanan bahan baku, dan birisiko terhadap penurunan cita rasa, kualitas, serta keamanan produk pangan yang dihasilkan.
Ace Supriatna selaku Marketing Manager PT Upfield Consulting Indonesia juga menambahkan fakta terkait inovasi terbaru dari produk Blue Band Cake Margarine kemasan 1 kg baru yang merupakan kemasan tambahan dari Blue Band Master Cake Margarine 15 kg yang sudah menjadi pilihan utama para bakers karena terjamin kualitasnya.
“Hadirnya produk ini sekaligus memberikan kepastian pada pelaku UMKM kuliner selaku konsumen dan pemilik toko selaku penjual, akan kebutuhan margarin berkualitas dalam kemasan ekonomis," jelas Ade.
Kualitas dan Keamanan Terjaga
Dari sisi konsumen akan mendapatkan bahan baku yang lebih terjamin dari sisi higienis, kualitas rasa dan aroma, serta lebih tahan lama karena pengemasan dilakukan dengan standar tinggi yang terjaga.
Baca juga: Menkop UKM Optimistis UMKM Kuliner Berdaya Saing
"Sementara dari sisi toko akan lebih praktis dan dimudahkan dalam penjualan karena tidak perlu melakukan pengemasan ulang untuk menjual eceran. Singkatnya, Blue Band Cake Margarine kemasan 1 kg ini ekonomis, higienis, dan praktis,” tegas Ace.
Bentuk dukungan lainnya dari Blue Band terhadap perkembangan UMKM kuliner, yaitu dengan menghadirkan komunitas Blue Band Kitchen Master Community yang diperuntukkan sebagai wadah bagi UMKM kuliner untuk berkumpul, berdiskusi, bertukar ilmu dan pengalaman seputar pengembangan bisnis.
Selain itu, Blue Band juga memiliki divisi khusus untuk memfasilitasi pelaku UMKM sehingga koordinasi dapat terjalin lebih efektif yakni Violife Professional.
Bagi UMKM kuliner yang tertarik untuk menjadi anggota dari komunitas Blue Band Kitchen Master Community bisa mendaftar pada tautan berikut https://www.violifeprofessional.com/id-id/operator-form yang dapat diakses dengan mudah setiap saat.
"Dengan menjadi anggota komunitas, pelaku UMKM bisa mendapatkan berbagai info menarik dari Blue Band, seperti baking demo, konsultasi bisnis dan pengembangan usaha, hingga informasi seputar promo menarik lainnya," kata Ace.
President Director PT Upfield Consulting Indonesia, Dicky Saelan menegaskan kembali komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung kemajuan UMKM kuliner di Indonesia, khususnya dalam hal penyediaan bahan baku berkualitas dengan kemasan ekonomis melalui peluncuran produk Blue Band Cake Margarine Kemasan 1 kg Baru sekaligus dalam momentum perayaan Hari UMKM Nasional. (S-4)
Kandungan natrium (garam) dalam satu bungkus mi instan, khususnya varian kuah, sangatlah tinggi yakni mencapai lebih dari 1.000 miligram.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Orangtua juga diminta mewaspadai Bahan Tambahan Pangan (BTP) seperti pewarna atau penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan.
Pemeriksaan ini dilakukan karena ada laporan pada Sabtu (24/1) yang menduga makanan tersebut terbuat dari bahan Polyurethane Foam (PU Foam) atau material busa kasur maupun spon cuci.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Makanan yang sejak awal sudah diolah dengan suhu tinggi, seperti digoreng atau dibakar, sangat rentan mengalami degradasi nutrisi jika kembali terkena panas.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Event ke-14 secara nasional ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang penguatan spiritual dan silaturahmi umat.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved