Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sepakat mempererat kerja sama bilateral dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di bidang energi.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk konkret kolaborasi kedua negara dalam kemajuan energi.
"Tujuan dari MoU untuk menetapkan kerangka umum kerja sama di bidang energi yang berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menguntungkan dan saling menghormati," ujar Arifin dalam keterangannya, Rabu (16/11).
Baca juga: Jokowi dan Xi Jinping Saksikan Uji Coba Operasional KCJB
Pernyataannya muncul sebelum melakukan penandatanganan MoU bersama Menteri Energi Arab Saudi Prince Abdulaziz bin Salman bin Abdulaziz Al Saud. Bidang kerja sama yang disepakati, yakni pengembangan minyak dan gas (migas), ketenagalistrikan, energi terbarukan, efisiensi energi dan hidrogen bersih.
Lalu, terkait ekonomi karbon sirkuler atau circular carbon economy (CCE) dan teknologinya untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Serta, transformasi digital, inovasi, keamanan siber dan kecerdasan buatan di bidang energi.
Untuk mengimplementasikan bidang kerja sama yang telah disepakati kedua negara, akan dilaksanakan sejumlah kegiatan. Seperti, pertukaran informasi dan pengalaman, berikut pertukaran kunjungan antara pakar dan spesialis.
Baca juga: Sri Mulyani: G-20 Kembali Pertegas Komitmen Pemerataan Akses Energi
Lalu, menyelenggarakan konferensi dan seminar kerja, melakukan studi bersama, serta memperkuat kerja sama antar perusahaan energi. Indonesia dan Arab Saudi juga sepakat mengembangkan kemitraan kualitatif untuk melakukan pelokalan material, produk dan layanan terkait semua sektor energi.
"Serta teknologinya dengan pengembangan industri kimia," jelas Arifin.
Tindak lanjut awal dari MoU, akan dibentuk tim kerja khusus yang terdiri dari perwakilan kedua negara. Itu dengan jumlah anggota yang sama untuk berkonsultasi tentang prosedur dan langkah yang perlu diambil.(OL-11)
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability TNI.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid memastikan pemerintah memulihkan 717 sertifikat tanah milik transmigran di Kotabaru, Kalsel, yang sebelumnya dibatalkan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut lifting minyak 2025 mencapai 605,3 ribu barel per hari, melampaui target APBN. Konsumsi 1,6 juta barel per hari, impor 1 juta bopd.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan belum mencabut izin Agincourt Resources di tambang emas Martabe.
Langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat pengembangan industri baterai kendaraan listrik dinilai sebagai sinyal positif.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) mengusulkan rencana penyesuaian wilayah pertambangan (WP) Tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved