Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian menggelar seminar Indonesia-Korea "Smart Factory Promotion Conference."
Seminar yang diselenggarakan, Jumat (14/10), merupakan dukungan kepada program “Making Indonesia 4.0” yang disusun Kemenperin dan diluncurkan Presiden Joko Widodo pada 2018 silam.
Program tersebut dibuat, untuk mengimplementasikan strategi dan Peta Jalan Revolusi Industri 4.0 dengan menciptakan pembangunan Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0).
Dalam sambutannya, Ketua BPSDMI Arus Gunawan memberikan apresiasi atas kerjasama dengan Pemerintah Korea dalam bentuk Official Development Assistance Project untuk pembangunan Smart Factory Showcase dan test bed di PIDI 4.0.
"Saya berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan bersama oleh seluruh ekosistem PIDI, masyarakat dan industri untuk pembelajaran, pengujian, dan pembuktian konsep atau Proof of Concept (PoC) terkait teknologi industri PIDI 4.0," ujar Arus.
Baca juga: Kemenperin: Potensi Komoditas Perkebunan Masih Tinggi
Kerja sama tersebut salah satunya ditandai dengan penandatanganan MoU antara Indonesia dengan Korea, yang memiliki 4 tujuan utama.
Keempat tujuan tersebut ialah untuk meningkatkan daya saing industri manufaktur nasional, mendukung pertumbuhan Smart Manufacturing Company, meningkatkan kemampuan SDM dan menciptakan lapangan pekerjaan di bidang Advanced Digital Technology, serta meningkatkan kerja sama ekonomi antar negara dan memberikan manfaat langsung kepada industri, penyedia teknologi dan pemerintah.
Oleh karena itu, Arus mengajak para pelaku mitra industri dari Technology provider, service provider, industrial zone dan seluruh stakeholders industri 4.0 untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam mengakselerasi transformasi Industri 4.0 di Indonesia.
"Seluruh kegiatan yang dilaksanakan ini guna mendukung fungsi PIDI 4.0 sebagai solusi satu atap dalam percepatan transformasi industri 4.0 di Indonesia dan menjadi jendela Indonesia 4.0 untuk dunia," ujar Arus.
Seminar ini juga dihadiri Commercial Attache Korean Embassy, Chung Keunyong dan para pembicara dari dalam dan luar negeri. Antara lain Direktur PIDI 4.0 Tirta Wisnu Permana, Kim Jae Su (ILJOOGNS), Muhammad Sahrozi (Autonics), Anindia Rahmiwati (Telkomsel), Prof. Andi Isra Mahyuddin (ITB). (RO/OL-09)
Dua atlet ski lintas alam Korea Selatan didiskualifikasi dari Olimpiade Milan-Cortina setelah peralatan mereka terdeteksi mengandung zat fluor terlarang.
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Operasi bedah estetika kini jadi gaya hidup modern. Sejumlah aktris Indonesia memilih Korea untuk tampil lebih segar dan percaya diri.
Sebagai tuan rumah, Indonesia tampil apik sejak menit awal, yang langsung membuahkan gol yang dicetak Mochammad Iqbal.
Presiden AS Donald Trump resmi mengumumkan kenaikan tarif impor untuk barang-barang Korea Selatan, termasuk otomotif dan farmasi, setelah kesepakatan dagang dinilai gagal.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
Abdullah juga mengaitkan temuan ini dengan aksi KPK sebelumnya yang menjaring pegawai Bea Cukai di Jakarta dan Lampung terkait kasus dugaan korupsi importasi.
. Penularan virus Nipah dari kelelawar ini kemudian menular ke manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui makanan terkontaminasi.
Indonesia melaju ke final AFC Futsal Asian Cup 2026
Asep menjelaskan, KPP Madya sejatinya sudah memeriksa nilai lebih bayar pajak PT BKB. Sejatinya, ada Rp49,47 miliar kelebihan bayar dengan koreksi fiskal sebesar Rp1,14 miliar.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved