Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi bulanan (month to month/mtm) pada September 2022 sebesar 1,17%. Angka tersebut didapat dari hasil pemantauan di 90 kota Indeks Harga Konsen (IHK). 88 kota yang dipantau tercatat mengalami inflasi dan 2 sisanya mengalami deflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Bukittinggi, yakni 1,87% dengan IHK 114,45 dan terendah terjadi di Merauke sebesar 0,07% dengan IHK sebesar 109,49. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Manokwari, yakni 0,64% dengan IHK sebesar 113,97 dan terendah terjadi di Timika sebesar 0,59% dengan IHK sebesar 113,87.
Kepala BPS Margo Yuwono mengungkapkan, tingkat inflasi bulanan pada September 2022 itu menjadi yang tertinggi sejak Desember 2014. "Inflasi secara bulanan ini menjadi yang tertinggi sejak Desember 2014," kata dia dalam konferensi pers, Senin (3/10).
Posisi inflasi September itu juga lebih tinggi ketimbang posisi inflasi Agustus yang tercatat -0,21% (mtm). Alhasil, tingkat inflasi secara tahunan (year on year/yoy) terkerek ke atas menjadi 5,95%, jauh lebih tinggi dari posisi September 2021 yang hanya 1,60%.
Margo menyatakan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok pakaian dan alas kaki 0,20%; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,16%; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,35%; kelompok kesehatan sebesar 0,57%.
Baca juga: Anggota DPR Minta Pemerintah Tinjau Ulang Batas Baris Kemiskinan
Lalu kelompok transportasi sebesar 8,88%; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,31%; kelompok pendidikan 0,21%; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,57%; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,28%.
Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,30% serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,03%.
Adapun berdasarkan komponen, kelompok harga yang diatur pemerintah (administred price) menjadi komponen dominan menyumbang inflasi. Ini berkenaan dengan keputusan pengambil kebijakan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada awal September 2022.
Inflasi komponen administered price tercatat sebesar 13,28% (yoy) dengan andil terhadap inflasi umum 2,35%. "Inflasi tahunan yang 5,95% ini utamanya karena inflasi di komponen harga yang diatur pemerintah. Ini mudah dipahami karena September ada penyesuaian harga BBM," kata Margo.
Sedangkan inflasi komponen harga bergejolak (volatile price) tercatat 9,02% (yoy) dengan andil 1,49%. Sejumlah komoditas yang mendorong tingkat inflasi volatile price pada September diantaranya yakni cabai merah, telur ayam ras, minyak goreng, dan cabai rawit.
Sementara komponen inti tercatat mengalami inflasi 3,21% (yoy), naik dari posisi Agustus yang hanya 3,04% (yoy). Andil komponen inti pada tingkat inflasi umum mencapai 2,11%, menjadi kontributor terbesar kedua setelah komponen administered price. (OL-4)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi diketahui masih cukup tinggi.
Senator asal Bengkulu ini menyoroti angka inflasi tahunan per Februari 2026 yang menyentuh 4,76 persen sebagai sinyal waspada bagi ketahanan ekonomi.
Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaian return on assets (ROA) lebih dari 300%.
Lili mengatakan publik berharap pertemuan para menteri tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi.
Puan memperingatkan pemerintah agar ketegangan di Timur Tengah tidak menjadi alasan pembiaran atas lonjakan biaya transportasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved