Kamis 29 September 2022, 16:49 WIB

RI Ingin Tekan Kerugian Ekonomi Akibat Perubahan Iklim Hingga Rp281,9 Triliun

Despian Nurhidayat | Ekonomi
RI Ingin Tekan Kerugian Ekonomi Akibat Perubahan Iklim Hingga Rp281,9 Triliun

Antara
Ilustrasi pabrik yang menyebabkan polusi udara.

 

INDONESIA menargetkan pengurangan kerugian ekonomi akibat perubahan iklim sebesar Rp281,9 triliun. Kerugian tersebut bersumber dari sektor kelautan dan pesisir, perairan, pertanian dan kesehatan.

"Sebetulnya potensi kerugian ekonomi Indonesia dari 4 sektor ini ada Rp544 triliun. Namun, kita targetkan separuhnya," ungkap Plt Deputi Bidang Kemaritiman, Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati dalam suatu seminar, Kamis (29/9).

Dalam pembangunan rendah karbon, pemerintah memiliki lima strategi untuk dijalankan. Rinciannya, penanganan limbah, ekonomi sirkular, pengembangan industri hijau, rendah karbon laut dan pesisir, serta pemulihan lahan berkelanjutan.

Baca juga: PLTU Batu Bara Mau Pensiun, PLN Andalkan Pembangkit Berbasis EBT

VP of Technical and Engineering Pertamina Power Indonesia Nanang Kurniawan mengatakan bahwa pihaknya memiliki target yang sesuai dengan pemerintah dalam hal mengurangi emisi karbon.

"Saat ini, pertamina sejalan dengan apa yang dicanangkan pemerintah. Kita harus mereduksi karbon pada 2030 sekitar 32-43% karbon. Ini sekitar 1.240 juta ton CO2, lalu 35% berasal dari energi," papar Nanang.

Baca juga: KKP Resmikan Integrated Maritime Intelligent Platform

Pertamina dikatakannya sangat mendukung upaya transisi energi. Selain itu, perseroan tetap menjalankan kewajiban penyediaan energi nasional. Dalam hal ini, dengan terus menjalankan bisnis di bidang energi baru terbarukan (EBT).

"Kita mulai dengan restrukturisasi perusahaan dan membagi 6 subholding. Rinciannya, 5 masih di sektor migas dan 1 didedikasikan untuk mempercepat pencapaian target transisi energi, yakni subholding power dan renewable energy," imbuhnya.(OL-11)
 

Baca Juga

Dok.SKK Migas

Kabar Baik, SKK Migas Pastikan Pasokan Gas untuk Pabrik Pupuk Tahun Depan Aman

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 09 Desember 2022, 11:45 WIB
Kemampuan pasokan gas untuk 2023 akan lebih tinggi dibandingkan tahun 2022, mengingat saat ini sudah onstream proyek strategis nasional...
Antara/Akbar Nugroho Gumay

Update Rights Issue BBTN, Masih Tunggu Pernyataan Efektif OJK

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 11:02 WIB
informasi yang menyebutkan harga right Rp500 adalah keliru. Harga ini merupakan nominal saham yang dicantumkan pada prospektus...
Antara/Hafidz Mubarak

Investor Khawatirkan Volatilitas, Dana Keluar dari Bursa Capai Rp2 Triliun

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 09 Desember 2022, 10:32 WIB
IHSG seakan kehilangan daya tahannya di mana terus jebol hingga menyentuh level psikologis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya