Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LAPORAN yang menyebut Israel tengah berunding dengan lima negara, termasuk Indonesia, untuk menerima warga Gaza menuai sorotan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl A. Mulachela menegaskan tidak ada pembicaraan langsung dengan Israel terkait isu tersebut.
Pakar hubungan internasional Universitas Indonesia, Suzie Sudarman, menilai langkah Presiden Prabowo dalam isu Palestina cenderung dijalankan sendiri tanpa melibatkan keahlian Kemenlu.
"Sayangnya dalam konteks keinginan Presiden Prabowo untuk membentuk sosialisme internasional dengan cara beliau sendiri atau kecenderungan untuk mengabaikan keahlian Kemenlu sangat kentara," kata Suzie dihubungi Media Indonesia, Jumat (15/8).
Suzie menilai langkah tersebut paradoks, karena upaya melobi negara adidaya yang tidak peduli dengan negosiasi dan tawar-menawar justru berisiko. Dia membandingkan dengan Malaysia yang tetap mendapat keuntungan tarif 19% tanpa menyerahkan kedaulatan terlalu banyak.
"Sayang sekali kalau cara-cara tanpa terlalu memperjuangkan ilmu diterapkan dalam kondisi dunia yang sangat rawan dan perlu ketegasan menjaga kepentingan nasional Indonesia," tambah Suzie.
Dia juga mengingatkan potensi bahaya jika Indonesia menerima insentif tertentu dari pihak-pihak terkait Israel.
"Sepertinya ada insentif yang ditawarkan Mossad seakan-akan membuat Indonesia seperti pengemis uang kontan," tegasnya.
Menurutnya, pendekatan kepada kelompok Zionis dapat merugikan kepentingan nasional. "Apakah paham dengan trick dan siasat jahat kelompok Zionis, apakah juga tidak memperhatikan adanya kontradiksi antara membela Palestina dengan mengizinkan Palestina sesuai dengan kehendak kaum Zionis," ujarnya.
Suzie menilai diplomasi transaksional Indonesia saat ini tidak menguntungkan. Dia mendesak para ahli mendekati Presiden untuk menghentikan "the race to the bottom" diplomasi.
"Jangan sampai kepentingan nasional dihargai sebagai recehan saja. Hal seperti ini sangat berbahaya atau mungkin karena Pak Prabowo punya kelemahan kesehatan jadi dikuasai pembisik-pembisik yang punya kepentingan sendiri soal Zionisme dan ambisi Israel Raya yang sangat sangat berbahaya," pungkasnya. (Fer/I-1)
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PELAKSANA tugas presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, menuduh Israel berada di balik operasi Amerika Serikat (AS) yang berujung pada penangkapan pemimpin yang digulingkan, Nicolas Maduro.
SETELAH pasukan AS menyerang Venezuela pada Sabtu (3/1) dan menangkap Nicolas Maduro, Donald Trump mengeluarkan peringatan keras kepada Kuba, Meksiko, dan Kolombia.
UI menyampaikan tetap konsisten pada sikap dan pendirian berdasarkan konstitusi Indonesia, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945
AS menghentikan semua visa kunjungan bagi warga Jalur Gaza sambil menunggu peninjauan yang lengkap dan menyeluruh.
Presiden Prancis Emmanuel Macron resmi menolak undangan Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza. Apa alasan di baliknya?
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu keberatan terhadap susunan panel penasihat Gaza yang baru dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menunjuk mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair untuk memegang peran penting dalam penataan Gaza pascaperang.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Rencana Trump tentang Gaza menyerukan tata kelola internasional sementara atas wilayah kantong Palestina dan pembentukan dewan perdamaian yang diketuai oleh dirinya.
Paus Leo XIV menyoroti memburuknya krisis kemanusiaan di Jalur Gaza dalam pidato Natalnya dan menegaskan solusi dua negara sebagai jalan damai Palestina-srael.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved