Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH bakal terus mengawal dampak yang terjadi bagi program pengentasan kemiskinan ekstrem pascapenaikan harga jual BBM bersubsidi. Menurut Wakil Presiden Ma’ruf Amin, pemerintah tidak ingin kenaikan harga jual BBM bersubsidi berdampak negatif terhadap program pengentasan kemiskinan ekstrem.
“Akan terus kita amati. Pemerintah akan terus memantau akibat daripada itu (kenaikan harga BBM),” kata Ma’ruf usai menyaksikan Pengukuhan Pengurus Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) dan Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatra Selatan (Sumsel) di Bank Sumsel Babel (BSB) Palembang, Sumsel, Rabu (7/9).
Pemerintah, ungkap Ma’ruf, hingga saat ini memasang target mengentaskan kemiskinan ekstrem hingga 0% pada 2024. Sejauh ini, pemerintah sudah memberikan bantalan kepada masyarakat miskin melalui program bansos.
“Kita harap tdk terlalu berpengaruh tp akan terus kita amati,” ujarnya.
Baca juga: Menparekraf Sedang Hitung Dampak BBM ke Sektor Pariwisata dan Eknomi Kreatif
Mengenai berbagai aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM yang terjadi di sejumlah daerah, Ma’ruf menyatakan aspirasi tersebut merupakan sesuatu yang boleh dilakukan. Demonstrasi merupakan bagian dari proses demokrasi.
“Yang kita harapkan tidak anarkis, tidak menimbulkan kekacauan dan kegaduhan. Disampaikan secara wajar saja,” pungkasnya.(OL-5)
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Dia mencontohkan dari hasil inspeksi mendadak di SPBU KM 13, Kecamatan Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, ditemukan truk beroda 10 mengisi solar subsidi dengan kuota hingga 120 liter per hari.
Pertamina menegaskan BBM subsidi untuk nelayan terbagi dalam JBT, JBKP, dan JBU. Nelayan perlu memahami perbedaannya agar akses BBM tepat sasaran.
Pengurangan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dikhawatirkan berdampak pada sejumlah sektor.
BPH Migas telah menerbitkan 542.689 Surat Rekomendasi (Surkom) bagi hampir 300 ribu konsumen pengguna di seluruh Indonesia.
Di Kabupaten Bireuen, Pidie Jaya, Pidie, Kota Banda Aceh misalnya, hampir semua SPBU hanya memasang plang pemberitahuan bertuliskan "pertalite habis" atau "solar habis".
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Venezuela belum berdampak signifikan pada pasokan dan harga BBM.
Fahmy juga menyebut bahwa keputusan tidak menaikkan harga ini merupakan bentuk keberpihakan Pertamina terhadap kepentingan publik dalam situasi darurat.
PT Pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 1 Desember 2025.
Pertamina merilis daftar harga BBM terbaru per 1 September 2025. Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green turun harga di sejumlah daerah.
Harga BBM Pertamina sejumlah varian seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green mengalami penurunan di beberapa daerah.
Harga BBM Pertamina telampir ini berlaku untuk wilayah DKI Jakarta, Jawa, dan Bali Nusa Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved