Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTAN melalui Polbangtan Malang yang merupakan penanggung jawab Program YESS di Jawa Timur sebagai Provincial Project Implementation Unit (PPIU) menyelenggarakan Workshop Pemantauan dan Evaluasi Program YESS tahun 2022 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Workshop dihadiri oleh 67 orang yang terdiri dari 36 dari PPIU Jatim, delapan orang dari DIT Pacitan, delapan orang dari DIT Malang, delapan orang dari DIT Pasuruan dan tujuh orang dari Tulungagung. Peserta dari luar PPIU Jatim adalah kepala dinas, Asisten II Bupati, DCT (Bapedda), dan Koordinator DIT beserta tim.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi progres kegiatan masing-masing DIT wilayah binaan PPIU Jawa Timur yakni Pasuruan, Malang, Tulungagung, dan Pacitan, pemaparan rencana pencapaian tujuan hingga akhir tahun 2022, dan strategi pengawalan dan pendampingan penerima manfaat program YESS.
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menyadari betul peran generasi muda dalam pembangunan pertanian sangatlah penting untuk meningkatkan pertanian di Indonesia. Kementan terus mendukung generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.
“Pemuda sebagai generasi milenial harus memiliki motivasi. Hadirnya petani serta wirausahawan pertanian milenial berperan penting mendorong pengembangan jejaring usaha di wilayahnya. Saat ini terdata lebih 2.000 petani milenial tersebar di seluruh provinsi. Namun, pemerintah tidak berhenti di sini, peningkatan terus dilakukan," kata Mentan.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi berharap melalui program YESS akan terwujud regenerasi pertanian, meningkatnya kompetensi sumber daya manusia dari perdesaan serta meningkatnya jumlah wirausaha muda di bidang pertanian.
"Sektor pertanian akan menjadi lapangan kerja menarik, prospektif dan menguntungkan dan dapat berdampak pada penurunan angka pengangguran serta terjadinya urbanisasi,” katanya.
Dedi pun mengharapkan petani serta wirausaha pertanian milenial mampu menjadi resonansi penggerak tenaga muda di sekitarnya untuk menjadi SDM pertanian unggulan yang mampu menggenjot pembangunan pertanian menjadi pertanian maju, mandiri dan modern.
"Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh program YESS adalah menciptakan lingkungan regulasi yang kondusif terhadap usaha pelibatan pemuda di sektor pertanian," kata Dedi Nursyamsi.
Project Manager PPIU Jawa Timur, Dr Acep Hariri melaporkan bahwa kegiatan di lapangan baru mencapai 50% sehingga diperlukan peran dari pemerintah daerah untuk melakukan intervensi lain baik pengawalan dan pendampingan yg melibatkan pemerintah daerah.
"Untuk mempercepat realisasi maka diperlukan langkah² strategis yg dikemas melalui kegiatan workshop ini," kata Acep saat memaparkan laporan kegiatan pada pembukaan workshop.
Kegiatan tersebut disambut baik oleh Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana yang pada kesempatan ini hadir dan memberi sambutan dan membuka Workshop ini.
"Workshop pemantauan dan evaluasi YESS memang diperlukan sebagai pengawalan dan pendampingan generasi muda untuk pengembangan wirausahawan di bidang pertanian di masing² DIT," kata Setya BU yang akrab disapa Uud saat memberikan sambutan.
Harapannya dengan mengetahui progres yang akan disampaikan oleh masing-masing DIT, akan tersusun strategi yang ditempuh untuk pencapaian target.
"Pengembangan akses KUR, juga bisa menjadi salah satu strategi dalam peningkatan kapasitas penerima manfaat 18000 orang dalam akses permodalan," kata Uud.
Menurutnya, target penerima manfaat yang cukup besar pada program ini bukan menjadi halangan dalam pelaksanaanya. Namun justru melalui workshop ini dapat disusun bagaimana mencapai output tersebut.
"Kegiatan tersebut juga dapat menganalisa tingkat keberhasilan program YESS melalui laporan masing-masing DIT," kata Uud mengakhiri sambutannya saat membuka workshop. (OL-13)
Baca Juga: Lestari Moerdijat Ajak Generasi Milenial Jaga Ketahanan Pangan
SEORANG petani milenial sekaligus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mampu mengolah kopi arabika hingga menyebar ke penjuru Tanah Air, bahkan ke mancanegara seperti Jepang.
Sebagai seorang milenial, Brili Agung Zaky Pradika, 35, tidak jengah disebut sebagai petani. Pemuda asal Banyumas, Jawa Tengah itu membuktikan usahanya yang moncer di sektor pertanian.
PETANI milenial Rustan Abu Bakar selama ini mengolah ubi jalar menjadi keripik. Seiring berjalannya waktu, Rustan merasa harus ada perkembangan terhadap usahanya.
Petani milenial dicari! Daftar sekarang & raih sukses di bidang pertanian modern. Panduan lengkap cara daftar, syarat, & peluangnya di sini!
Kementan menerima kunjungan delegasi forum kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular (SSTC) untuk berdialog mengenai pelaksanaan program pemberdayaan generasi muda di pertanian
PROGRAM Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan). Petani muda
Selama ini, dinamika keluar masuk atlet Pelatnas di akhir tahun berfungsi sebagai instrumen evaluasi.
Prabowo menunjukkan optimisme terhadap keberlanjutan program prioritas pada periode 2026-2027.
Kemenimipas melakukan evaluasi atas sejumlah kendala yang masih dihadapi sepanjang 2025, baik dalam aspek pelayanan, koordinasi, maupun adaptasi kelembagaan.
Program MBG yang disalurkan oleh SPPG Mutiara Keraton Bogor yang dikelola oleh Jimmy Hantu atau Sujimin berjalan lancar di SMP Negeri 1 Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
TKA pada akhirnya bukan sekadar instrumen teknis melainkan fondasi moral untuk memastikan setiap anak Indonesia dinilai dengan ukuran yang setara.
Mardani juga mendorong pemerintah pusat untuk melakukan reformasi menyeluruh, mulai dari sistem pemilihan kepala daerah hingga mekanisme pembinaan dan pengawasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved