Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUSAHAAN developer yang melebarkan sayap di Batam, Central Group, meyakini mampu meningkatkan omset di atas 50% dengan nilai Rp1 triliun di akhir tahun 2022. Demi mengejar marketing sales sebesar itu, Central Group terus melakukan beragam upaya salah satunya menggencarkan penjualan masterpiece project villa and resort bertajuk Serenity Central yang mengusung konsep escape to nature.
Pengembang tengah mempersiapkan pemasaran 5 proyek Serenity Central lainya yaitu BeachSide, ForestHills, Valley Cove, The Peak, dan The Bay. Tidak hanya itu, proyek kolaborasi dan afiliasi dengan Alam Sutera yakni ritel dan pusat kuliner komersial yang dibangun di Central Hills Batam pun akan segera dipasarkan.
“Namun dengan adanya 10 proyek yang siap diluncurkan tahun depan, maka harapan kami bisa menembus marketing sales hingga Rp3 triliun,” ujar Chief Executive Officer Central Group Princip Muljadi dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (4/8).
Selain itu, pihaknya juga melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama beberapa perbankan, agen properti serta penyedia jasa digital di Ascott Sudirman, Rabu (3/8) kemarin. guna menghadirkan kemudahan dan memberikan added value bagi konsumen.
Adapun, beberapa bank yang digandeng meliputi BTN Syariah, Mandiri, BNI, CIMB Niaga, dan OCBC NISP. Sementara agen properti yang diajak kerjasama oleh Central Group diantaranya Allien, MRI, TDW Resource, dan CRA Squad. Sementara jalinan kerja sama dengan mitra lainnya yakni Travelio dan Qlue adalah untuk penyediaan fasilitas pelengkap terbaik dalam kawasan serta meningkatkan nilai investasi dari seluruh produk properti Central Group.
“Penandatanganan MoU ini kami lakukan untuk melaksanakan kerjasama di berbagai bidang esensial, mulai dari program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) berikut promo dan fasilitas pendanaannya, management service, agent property, hingga konsultan project development,” jelas dia.
Baca juga: Perkuat Literasi Kesehatan Melalui Perpustakaan
Menurut dia, tujuan utama MoU yang diadakan hari ini adalah untuk menyamakan visi stakeholder, saling memberi value dan benefit kepada konsumen, serta berupaya membangun ekosistem yg berkesinambungan. Di lain sisi, pelaksanaan MoU ini turut ditujukan tak lain adalah demi mencapai akselerasi terhadap pemasaran sekaligus branding produk-produk hunian yang dirilis Central Group.
“Agar penjualan proyek kami menjadi lebih ekspansif dengan jangkauan target market yang lebih besar hingga investor di seluruh Indonesia, maka kami bekerja sama dengan certified agency diantaranya CRA Squad dan Allien, serta rekan-rekan dari TDW Group seperti TDW Property dan MRI. Melalui kompetensi para agen properti yang kami gandeng, kami berharap dapat semakin memaksimalkan penjualan dari sejumlah proyek yang kami kembangkan,” lanjut dia.
Sepanjang perjalanannya di industri properti, Central Group sudah berhasil mengembangkan beberapa proyek ternama dengan total lahan lebih dari 200 hektare di Kota Batam. Diantaranya ialah Serenity Central – Hillside, Central Batu Aji, The Icon Central, Central Laguna Hills, Central Raya Batu Aji, Central Hills, Central Raya Tiban, dan Central Raya Tanjung Uncang.
Adapun, kata Princip, kerjasama dengan Travelio adalah dalam hal memberikan pelayanan serviced residential mulai dari manajemen properti sampai dengan memasarkan dan mengelola properti yang dimiliki konsumen. Sedangkan Qlue yang merupakan aplikasi penyedia ekosistem smart city terlengkap dengan fitur digital central connect akan memudahkan penghuni melalui sistem teknologi pintar yakni smart home, smart cluster dan smart community. (R-3)
Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menyebutkan akses terhadap infrastruktur transportasi massal menjadi pendorong kenaikan harga dan minat beli properti residensial.
Kemenangan CitraLand City CPI di level Asia Pacific Region menempatkan proyek ini sejajar dengan pengembangan properti kelas dunia dari negara-negara maju.
DAMARA Estate Jimbaran Hijau, pengembangan hunian premium oleh Greenwoods Group bekerja sama dengan Jimbaran Hijau, secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Banyan Group.
Pertama kalinya sejak 1978, rumah legendaris keluarga Banks dari serial 'The Fresh Prince of Bel-Air' resmi masuk bursa properti.
Temukan daftar 30 perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan market cap 2026. Panduan lengkap bagi investor saham dan properti.
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) memperluas portofolio bisnisnya ke segmen hunian tapak (landed housing) melalui akuisisi 99,9% saham PKSI senilai 174,8 miliar.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Pertemuan ini menjadi tonggak awal terbentuknya Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved