Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, yang merupakan anggota MIND ID, telah melaksanakan pembayaran dividen tahun buku 2021 kepada pemegang saham pada Jumat (24/6) ini.
Antam membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp930,87 miliar, atau 50% dari laba tahun buku 2021 yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk Perseroan.
Itu dengan dividen per saham sebesar Rp38,736 atau ekuivalen dengan Rp193,683 per CHESS Depository Interest (CDI) bagi pemegang CDI Perseroan di Australian Securities Exchange (ASX).
Baca juga: Antam Mencatatkan Laba Bersih Rp1,86 Triliun di 2021
Adapun Saham Perseroan di ASX diperdagangkan dalam bentuk CDI atau sertifikat penitipan efek ASX. Satu unit CDI ekuivalen dengan lima saham Seri B Perseroan.
“Pembagian dividen kepada pemegang saham sejalan dengan kinerja operasi dan kinerja keuangan perseroan yang solid selama tahun 2021," ujar Direktur Utama Antam Nico Kanter dalam keterangannya, Jumat (24/6).
"Dividen tersebut dibagikan dengan mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan bisnis perseroan dan arus kas operasi yang sehat. Kami berkomitmen untuk memberikan imbal hasil yang positif bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya," imbuhnya.
Baca juga: Pembangunan IKN Butuh Dana Besar, LMAN: Kami Siap Dukung
Sesuai prospektus saham perseroan, Antam memiliki kebijakan untuk membagikan dividen tunai kepada pemegang saham, setidaknya sekali dalam setahun. Dengan memperhatikan posisi keuangan atau tingkat kesehatan perseroan dan tanpa mengurangi hak dari RUPS, kebijakan dividen minimal 30% dari laba bersih setelah pajak, kecuali ditentukan lain oleh RUPS.
Antam menjadi bagian dari beberapa Indeks di Bursa Efek Indonesia (IDX), seperti Indeks IDX High Dividend20, yang mengukur kinerja harga dari 20 saham yang membagikan dividen tunai selama tiga tahun terakhir. Serta, memiliki dividend yield yang tinggi.(OL-11)
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid sepanjang 2025. Per Desember 2025, perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat kinerja keuangan yang solid di sepanjang 2025. Perseroan mencatat pertumbuhan kredit mencapai 15,9% secara tahunan.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, menyoroti penataan manajemen dan arah transformasi baru Garuda Indonesia pascapengangkatan direksi baru.
Citibank Indonesia mencatat laba bersih sebesar Rp2,3 triliun pada kuartal III 2025. Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 10% secara tahunan
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp594,82 miliar hingga kuartal III-2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
PERUSAHAAN harus mampu menjalankan dua mesin secara paralel yaitu menjaga bisnis inti tetap optimal sambil terus melakukan langkah-langkah inovasi terobosan.
UNITED Nations Global Compact merupakan inisiatif PBB yang mendorong perusahaan di seluruh dunia untuk menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Di HARRIS Sentul City Bogor, perusahaan dapat memanfaatkan lapangan luas yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas team building secara nyaman dan menyenangkan.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
PERUSAHAAN aset kripto Indodax menjalin kolaborasi dengan restoran cepat saji KFC Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved