Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 yang melanda dunia ditambah konflik antara Rusia dan Ukraina telah menyebabkan dampak yang luar biasa, khususnya di sektor pangan. Saat ini kenaikan harga komoditas dunia telah menyebabkan lonjakan harga pangan sehingga membutuhkan kolaborasi bersama untuk menanganinya.
Untuk mengantisipasi masalah ketahanan pangan, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan diperlukan gerak bersama yang tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Pasalnya masalah ketahanan pangan meski terjadi di tingkat global, tetapi dampaknya juga dapat menyasar kondisi ketahanan pangan dalam negeri.
Ia menceritakan saat peletakan batu pertama pendirian fakultas pertanian yang kini dikenal dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 70 tahun lalu, Bung Karno pernah menyebut persoalan pangan adalah persoalan hidup dan matinya satu bangsa.
"Kondisi menuntut kita tidak sekadar bicara dan berjuang mewujudkan ketahanan pangan, tapi juga yang paling penting mewujudkan kedaulatan pangan," kata dia dalam FGD 'Perkembangan Ekonomi, Pangan, dan Geopolitik Dunia' di NasDem Tower, Jakarta, Rabu (8/6).
Baca juga: UI: Indonesia Sukses Tingkatkan Produksi Pangan Nasional
Menurutnya, ketahanan pangan dapat diartikan sebagai tersedianya bahan pangan yang cukup bagi penduduk. Namun lebih dari itu, yang jelas jika dalam ketahanan pangan saja masih menghadapi masalah maka tidak mungkin untuk membicarakan mengenai kedaulatan pangan.
"Kalau kita bicara masalah ketahanan pangan atau ketersediaan pangan banyak sekali masalah yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan satu sama lain. Kita juga bicara mengenai lahan pertanian produktif yang terus menyusut, kemudian bagaimana berkurangnya jumlah tanah persawahan, beralihnya tanah persawahan dan masih banyak lagi hak-hak yang perlu menjadi perhatian kita semua," ungkapnya.
Sementara terkait geopolitik dunia, ia menyebut, Indonesia bisa mengambil peran untuk mendukung ketahanan pangan. Dalam hal ini Indonesia menganut prinsip nonblok sehingga mendorong berakhirnya perang demi kemanusiaan, sehingga masalah pangan global juga turut bisa diatasi bersama.
Ia juga berharap FGD yang digelar dalam rangka pra Rakernas NasDem bisa memberikan masukan untuk penanganan masalah ketahanan pangan. Terlebih lagi para pembicara dalam kesempatan ini terdiri dari pemerintah, Kadin, pelaku usaha, hingga pengamat.
"Dari sinilah nanti kita harapkan kita dapat memetik setiap pemikiran untuk merangkul sebuah langkah strategis dan dapat menyampaikannya kepada para pengampu kebijakan untuk mengambil keputusan dan memperkaya politik gagasan yang menjadi nadi perjuangan untuk kemajuan bangsa," pungkas dia. (A-2)
Berdasarkan data 10 komoditas dengan andil inflasi dan deflasi terbesar secara bulanan, cabai merah mencatat andil deflasi terbesar sebesar -0,31 persen, disusul cabai rawit -0,07 persen.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
HAMPIR dipastikan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu atau UU Omnibuslaw Politik akan disahkan pada 2026 ini mengingat tahapan Pemilu 2029 harus sudah dimulai menjelang akhir 2026
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved