Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR saham Amerika Serikat turun lagi pada Jumat (3/6). Ini menutup satu minggu lagi dalam zona merah setelah jeda positif singkat pekan lalu di tengah kekhawatiran tentang inflasi dan potensi resesi.
"Kami masih berada di pasar yang sulit dan sampai terbukti sebaliknya jalur resistensi paling rendah terjadi," Maris Ogg dari Tower Bridge Advisors, mengatakan kepada AFP. Dow Jones Industrial Average kehilangan 1% untuk menyelesaikan sesi di 32.898,91.
S&P 500 berbasis luas turun 1,6% menjadi 32.898,91. Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi merosot 2,5% menjadi 12,012,73.
Dow dan S&P masing-masing turun sekitar 1% untuk minggu ini. Nasdaq kehilangan 1,25%.
Baca juga: Dua Perusahaan Inggris Merger Menjadi Raksasa Energi di Afrika
Peningkatan lapangan kerja AS yang lebih baik dari perkiraan di Mei menambah kekhawatiran inflasi meskipun kenaikan upah melambat. Indeks sektor jasa menunjukkan pertumbuhan melambat di wilayah dominan ekonomi terbesar dunia itu.
Para ekonom mengatakan data tersebut merupakan kabar baik bagi Federal Reserve yang secara agresif menaikkan suku bunga dalam serangan habis-habisan terhadap kenaikan harga yang sangat tinggi. Namun Ogg mengatakan komponen utama inflasi tidak membaik. "Minyak tidak akan menjadi lebih baik, tenaga kerja tidak akan menjadi lebih baik, perumahan tidak akan menjadi lebih baik. Perumahan dan tenaga kerja kekurangan," katanya. "Sejauh pasar saham berjalan, saya akan terkejut jika yang terburuk sudah berakhir."
Di antara saham individu, saham Tesla jatuh 9,2% setelah CEO pembuat mobil listrik Elon Musk mengatakan kepada karyawan bahwa perusahaan berencana memotong gaji tenaga kerja sebesar 10% dan mengandalkan lebih banyak pekerja per jam karena dia memiliki, "Perasaan yang sangat buruk," tentang ekonomi. (OL-14)
Iran, produsen terbesar ketiga di Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC), memompa sekitar 4,5% dari pasokan minyak global.
Wall Street bereaksi keras atas ancaman terhadap independensi The Fed. Emas cetak rekor tertinggi saat investor mulai meragukan kredibilitas ekonomi AS.
IHSG dibuka hijau ke level 8.959 pada Rabu (7/1/2026). Penguatan didorong reli Wall Street dan progres dagang RI-AS. Simak rinciannya.
Indeks Dow Jones cetak rekor tertinggi sepanjang masa di tengah sentimen penangkapan Nicolás Maduro. Sektor energi dan finansial pimpin reli bursa Amerika Serikat.
Wall Street terguncang setelah Trump umumkan tarif baru hingga 40% terhadap 14 negara. Saham otomotif dan teknologi Jepang-Korea anjlok.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada Minggu (25/5), mengungkapkan bahwa dirinya menyetujui untuk menunda rencana penerapan tarif impor 50% untuk Uni Eropa (UE).
Swis resmi bekukan ekspor senjata baru ke AS demi jaga netralitas di tengah perang Iran. Bern juga tutup ruang udara bagi penerbangan militer Washington ke Timur Tengah.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Iran bantah klaim Trump soal negosiasi & ancam negara sekutu AS. Simak update terkini kondisi Pulau Kharg hingga dampak tewasnya Ali Khamenei di sini
IRGC klaim tangkap 178 mata-mata AS dan Israel sejak akhir Februari. Para agen dituduh membocorkan koordinat militer dan medis di tengah eskalasi konflik di Iran.
Iran melancarkan serangan balasan dengan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk sekutu AS, setelah fasilitas gas Iran di South Pars diserang
TIM perencana militer dari Inggris dilaporkan tengah bekerja sama dengan militer Amerika Serikat (AS) untuk menyusun langkah membuka kembali Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved