Kamis 19 Mei 2022, 16:03 WIB

Ada Tambahan Penerimaan Negara Rp420,1 Triliun di APBN 2022

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Ada Tambahan Penerimaan Negara Rp420,1 Triliun di APBN 2022

Antara
Suasana gedung perkantoran di Jakarta, yang juga diwarnai sejumlah pembangunan.

 

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa terdapat penambahan penerimaan negara sebesar Rp420,1 triliun pada APBN 2022.

Hal ini pun akan membuat outlook pendapatan negara tahun ini meningkat menjadi Rp2.266,2 triliun, dari target yang telah ditetapkan sebelumnya Rp1.846,1 triliun.

"Indonesia menghadapi masalah, tetapi tetap relatif lebih baik. Negara lain menghadapi krisis dan tidak punya uang dengan kebutuhan banyak. Kita paling tidak punya tambahan Rp420,1 triliun," ungka Ani, sapaan akrabnya, Kamis (19/5).

Baca juga: Menkeu Usulkan Anggaran Subsidi Energi Ditambah Rp74,9 Triliun

Lebih lanjut, Bendahara Negara merinci bahwa tambahan pendapatan negara berasal dari penerimaan perpajakan Rp274 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp146,1 triliun.

Tambahan pendapatan negara itu akan dialokasikan dengan tujuan melindungi rakyat, melindungi ekonomi dan melindungi APBN. Lalu, dana sebesar Rp420,1 triliun dibagi untuk mengurangi defisit, menambah subsidi, menambah anggaran perlindungan sosial, hingga meningkatkan anggaran pendidikan.

Untuk penurunan defisit APBN, kata Ani, dialokasikan dana sebesar Rp27,8 triliun. Sedangkan, alokasi peningkatan penerimaan negara yang akan masuk dalam belanja negara sebesar Rp392,3 triliun.

Baca juga: Utang Luar Negeri Indonesia pada Triwulan I-2022 Turun

Melalui tambahan tersebut, pihaknya menyebut outlook belanja negara tahun ini akan naik menjadi Rp3.106,4 triliun, dari target sebelumnya Rp2.714,2 triliun.

Outlook kenaikan belanja negara tahun ini terjadi pada pos belanja pemerintah pusat sebesar Rp357,1 triliun, serta transfer ke daerah dan dana desa Rp35,2 triliun.

Peningkatan belanja pemerintah pusat dikarenakan adanya tambahan untuk belanja kementerian/lembaga sebesar Rp3 triliun. Lalu, subsidi energi Rp74,9 triliun, hingga penebalan perlindungan sosial Rp18,6 triliun.(OL-11)
 

Baca Juga

ANTARA/MOHAMMAD AYUDHA

Di Forum TIIWG, Kadin Beberkan Pentingnya Reformasi WTO

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 06 Juli 2022, 17:26 WIB
WTO juga diminta memberdayakan usaha kecil dan membantu untuk berintegrasi ke dalam rantai pasokan dan nilai global untuk usaha mikro dan...
ANTARA FOTO/Ampelsa

Menteri Erick Cari Investor Strategis, Garuda Diramal Bakal Jadi Global Player 

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 17:18 WIB
Langkah Menteri BUMN Erick Thohir dan manajemen untuk mencari investor strategis bagi Garuda Indonesia merupakan langkah strategis dan...
ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Pertamina: Harga BBM dan Gas Meningkat Tajam, Beban Subsidi Pemerintah Rp9.000-Rp11.000 per liter

👤Ficky Ramadhan 🕔Rabu 06 Juli 2022, 17:17 WIB
"Harga pasar dengan harga minyak hari ini adalah Rp17.200 perliter. Setiap per liter Pertalite yang dibeli oleh masyarakat, pemerintah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya