Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Deretan Isu Panas yang Mengiringi Akhir Masa Jabatan Sri Mulyani

Cornelius Juan Prawira
12/12/2025 12:50
Deretan Isu Panas yang Mengiringi Akhir Masa Jabatan Sri Mulyani
Posisi Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan berakhir pada 8 September 2025 setelah reshuffle Presiden Prabowo. Kepergiannya diwarnai kontroversi. Simak rangkuman isu yang mengemuka.(Instagram)

POSISI Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan berakhir pada 8 September 2025 usai reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto. Keputusan presiden menggantikan Sri Mulyani mengejutkan publik. Perempuan berusia 63 tahun itu dikenal sebagai figur ekonomi yang berpengaruh dan salah satu simbol stabilitas fiskal Indonesia.

Pergantian itu terjadi di tengah tekanan politik dan publik. Apalagi ketegangan sosial di tengah  demonstrasi besar yang melanda sejumlah kota.

Selama menjabat, banyak kontroversi yang mengitari alumni University of Illinois Urbana-Champaign ini. Berikut sejumlah isu yang ramai sebelum ia meninggalkan posisi sebagai menkeu. 

Hoaks Deepfake dan Serangan Digital

Sebelum pencopotan, Sri Mulyani menghadapi gempuran informasi palsu yang mempengaruhi persepsi publik. Sebuah video deepfake yang memanipulasi pidatonya viral di media sosial, menampilkan seolah-olah ia merendahkan profesi guru. Video itu kemudian dikonfirmasi sebagai rekayasa, namun terlanjur memicu kemarahan publik.

Video deepfake memotong dan mengubah konteks pidatonya hingga tampak menghina guru. Ia telah membantah dan menegaskan video tersebut tidak pernah mencerminkan pernyataannya.

Rumah Dijarah Saat Kerusuhan

Ketegangan memuncak ketika aksi demonstrasi berujung ricuh pada akhir Agustus 2025. Rumah Sri Mulyani di Bintaro menjadi sasaran penjarahan oleh massa yang memanfaatkan situasi chaos. Insiden ini turut memperburuk tekanan politik terhadap dirinya.

Penjarahan terjadi saat kerusuhan besar melanda beberapa wilayah Jabodetabek. Peristiwa tersebut menjadi simbol kemarahan publik terhadap kebijakan pemerintah.

Spekulasi Alasan Pencopotan dan Dana Pensiun

Pencopotan Sri Mulyani dinilai sebagai langkah politik untuk meredam tekanan publik sekaligus mengubah arah kebijakan ekonomi. Sejumlah analis menilai pernyataannya tentang kondisi fiskal dan defisit negara dianggap “tidak sejalan” dengan agenda pemerintah.

Beredar isu soal besarnya dana pensiunnya. Namun tidak ada angka resmi yang pernah dikonfirmasi. Media internasional menyoroti pergantiannya menimbulkan ketidakpastian terhadap arah fiskal Indonesia.

Keberangkatan Sri Mulyani dari kabinet menandai berakhirnya satu era panjang kepemimpinan teknokratis di sektor keuangan. Pergi di tengah badai politik dan disinformasi, kepergiannya meninggalkan banyak tanda tanya tentang langkah pemerintah selanjutnya serta stabilitas ekonomi Indonesia ke depan. (TheDiplomat/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik