Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Blavatnik School of Government Tempat Sri Mulyani Mengajar Punya Program Khusus untuk Tokoh Publik

Abi Rama
12/12/2025 12:07
Blavatnik School of Government Tempat Sri Mulyani Mengajar Punya Program Khusus untuk Tokoh Publik
Blavatnik School of Government (BSG) Oxford menjadi sorotan. Kenali misi BSG, program prestisius Distinguished Public Service Fellow, serta deretan tokoh global yang pernah mengajar.(Univresity of Oxford)

BLAVATNIK School of Government (BSG), University of Oxford, ramai diperbincangkan publik. Apalagi setelah resmi menunjuk mantan Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, sebagai pengajar dalam program kepemimpinan publik pada 2026. 

Didirikan sebagai pusat pendidikan dan penelitian di bidang kebijakan publik, BSG punya misi untuk meningkatkan kualitas pemerintahan melalui pendidikan profesional, riset, dan kerja sama internasional. Institusi ini berperan sebagai wadah bagi akademisi, pemimpin global, dan pejabat senior pemerintahan untuk bertukar gagasan serta membahas isu-isu strategis yang memengaruhi tata kelola di berbagai negara.

Program Bregengsi: Distinguished Public Service Fellow

Salah satu program unggulan yang ditawarkan BSG adalah posisi Distinguished Public Service Fellow. Sebuah jabatan prestisius yang hanya diberikan kepada tokoh dengan rekam jejak kepemimpinan luar biasa di pemerintahan atau sektor publik.

Dalam posisi ini, seorang Fellow memiliki peran, antara lain:

  • Mengembangkan dan memimpin program eksekutif bagi pejabat senior pemerintah dari seluruh dunia.
  • Menghasilkan pemikiran kebijakan (thought leadership) yang relevan dengan tantangan global.
  • Mengajar dan membimbing pejabat tinggi pemerintahan melalui seminar dan lokakarya.
  • Menghubungkan jaringan global antara akademisi, pemimpin publik, serta organisasi internasional.

Lingkungan Akademik Diisi Tokoh Publik

BSG dikenal secara internasional sebagai kampus yang melahirkan dan menaungi para pemimpin publik berpengaruh dari berbagai negara. Reputasinya semakin kuat karena menjadi tempat bernaung bagi sejumlah tokoh kelas dunia yang bergabung sebagai pengajar, fellow, maupun anggota World Leaders Circle.

Di antaranya Jacinda Ardern, mantan Perdana Menteri Selandia Baru, mantan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, dan Amal Clooney, pengacara hak asasi manusia internasional yang bergabung sebagai Visiting Professor of Practice di BSG. Kampus ini juga menarik tokoh-tokoh global seperti Margrethe Vestager, salah satu regulator teknologi paling berpengaruh di Uni Eropa, hingga Rachel Kyte, pakar kebijakan energi dan iklim berpengalaman di lembaga internasional.

Kehadiran Sri Mulyani juga dinilai relevan dengan misi kampus. Rekam jejaknya dalam memimpin reformasi fiskal hingga mengelola kebijakan krisis menjadi alasan BSG menggandeng mantan Menteri tersebut.

Rutinitas Kegiatan

Mahasiswa, peneliti, dan praktisi internasional berkumpul di bawah satu atap untuk merumuskan kebijakan publik berbasis data dan integritas. Sekolah ini rutin menyelenggarakan:

  • Seminar kebijakan bersama pemimpin negara, diplomat, dan tokoh global.
  • Research forum mengenai tantangan pemerintahan modern.
  • Pelatihan eksekutif yang dirancang untuk pejabat tinggi sektor publik.

Kegiatan-kegiatan informal seperti coffee morning, acara keluarga, hingga seasonal gatherings menjadi bagian dari budaya kampus. Kegiatan dalam memperkuat hubungan antar komunitas akademiknya. (Global South Opportunities/University of Oxford/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik