Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BLAVATNIK School of Government (BSG), University of Oxford, ramai diperbincangkan publik. Apalagi setelah resmi menunjuk mantan Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, sebagai pengajar dalam program kepemimpinan publik pada 2026.
Didirikan sebagai pusat pendidikan dan penelitian di bidang kebijakan publik, BSG punya misi untuk meningkatkan kualitas pemerintahan melalui pendidikan profesional, riset, dan kerja sama internasional. Institusi ini berperan sebagai wadah bagi akademisi, pemimpin global, dan pejabat senior pemerintahan untuk bertukar gagasan serta membahas isu-isu strategis yang memengaruhi tata kelola di berbagai negara.
Salah satu program unggulan yang ditawarkan BSG adalah posisi Distinguished Public Service Fellow. Sebuah jabatan prestisius yang hanya diberikan kepada tokoh dengan rekam jejak kepemimpinan luar biasa di pemerintahan atau sektor publik.
Dalam posisi ini, seorang Fellow memiliki peran, antara lain:
BSG dikenal secara internasional sebagai kampus yang melahirkan dan menaungi para pemimpin publik berpengaruh dari berbagai negara. Reputasinya semakin kuat karena menjadi tempat bernaung bagi sejumlah tokoh kelas dunia yang bergabung sebagai pengajar, fellow, maupun anggota World Leaders Circle.
Di antaranya Jacinda Ardern, mantan Perdana Menteri Selandia Baru, mantan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, dan Amal Clooney, pengacara hak asasi manusia internasional yang bergabung sebagai Visiting Professor of Practice di BSG. Kampus ini juga menarik tokoh-tokoh global seperti Margrethe Vestager, salah satu regulator teknologi paling berpengaruh di Uni Eropa, hingga Rachel Kyte, pakar kebijakan energi dan iklim berpengalaman di lembaga internasional.
Kehadiran Sri Mulyani juga dinilai relevan dengan misi kampus. Rekam jejaknya dalam memimpin reformasi fiskal hingga mengelola kebijakan krisis menjadi alasan BSG menggandeng mantan Menteri tersebut.
Mahasiswa, peneliti, dan praktisi internasional berkumpul di bawah satu atap untuk merumuskan kebijakan publik berbasis data dan integritas. Sekolah ini rutin menyelenggarakan:
Kegiatan-kegiatan informal seperti coffee morning, acara keluarga, hingga seasonal gatherings menjadi bagian dari budaya kampus. Kegiatan dalam memperkuat hubungan antar komunitas akademiknya. (Global South Opportunities/University of Oxford/Z-2)
Ketika kebijakan publik mampu menjaga keseimbangan antara aturan dan kemanusiaan, nilai-nilai Pancasila tidak lagi sekadar wacana, tetapi hadir nyata dalam kehidupan bersama.
Kenali Blavatnik School of Government (Oxford):fokus kebijakan publik, program MPP 1 tahun, riset, beasiswa, cara daftar, plus kaitannya dengan tempat Sri Mulyani mengajar.
Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Ini Profilnya.
Sri Mulyani Indrawati bergabung sebagai pengajar di Blavatnik School of Government, University of Oxford, melalui program World Leaders Fellowship 2026.
Di tengah turbulensi sosial, geopolitik, dan perkembangan teknologi, institusi publik perlu memperbarui pendekatan tata kelola.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved