Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Kabar ini diumumkan langsung melalui laman resmi Oxford, Jumat (5/12) .
Program World Leaders Fellowship diperuntukkan bagi para pemimpin dunia yang tengah memasuki fase baru setelah menuntaskan masa baktinya di pemerintahan. Melalui posisi ini, Sri Mulyani akan berbagi pengalamannya dalam mengelola kebijakan besar, membimbing mahasiswa dan alumni, serta berkontribusi dalam diskusi tingkat tinggi bersama pemimpin global lainnya.
Sri Mulyani menyampaikan kemampuan merumuskan kebijakan tidak hanya lahir dari pengalaman birokrasi semata. Semua merupakan perpaduan kompetensi, pemahaman konteks, dan integritas.
“Kompetensi dan pengetahuan adalah fondasi penting ketika kita berhadapan dengan isu-isu besar,” ujarnya dikutip dari Instagram blavatnikschool.
Ia menjelaskan setiap keputusan sulit selalu memiliki unsur risiko yang harus dipahami dengan bijak. Karena itu, seorang pemimpin harus mampu berpikir strategis dan menghubungkan titik-titik untuk melihat gambaran utuh dari sebuah persoalan.
Baginya, keputusan publik yang kuat lahir dari tiga pilar utama. Tiga pilar itu, yaitu pemahaman isu, kemampuan melihat konteks secara luas, serta keberanian mengambil risiko dengan integritas.
“Pada akhirnya, kemampuan mengambil risiko dengan kebijaksanaan adalah satu paket utuh,” tegasnya.
Sri Mulyani mundur dari kursi Menteri Keuangan pada pertengahan 2025. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri masa jabatannya yang panjang, dirinya merupakan Menteri Keuangan pertama yang menjabat di bawah tiga presiden Indonesia secara berturut-turut, serta pernah menjabat sebagai Managing Director dan Chief Operating Officer di World Bank. Pada 2018, ia dinobatkan sebagai “Best Minister in the World”, sebuah penghargaan internasional bergengsi atas kontribusinya dalam reformasi ekonomi.
Di Oxford, ia akan menempati posisi fellow selama satu tahun. Pihak universitas menyebut kehadiran Sri Mulyani akan menjadi aset besar bagi mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan kebijakan publik. Pengalaman Indonesia dalam reformasi fiskal, penanganan krisis, proyek pembangunan, hingga diplomasi ekonomi global disebut sebagai sudut pandang yang sangat relevan untuk pembelajaran masa kini. (Oxford/Instagram/@blavatnikschool/Z-2)
Ketika kebijakan publik mampu menjaga keseimbangan antara aturan dan kemanusiaan, nilai-nilai Pancasila tidak lagi sekadar wacana, tetapi hadir nyata dalam kehidupan bersama.
Kenali Blavatnik School of Government (Oxford):fokus kebijakan publik, program MPP 1 tahun, riset, beasiswa, cara daftar, plus kaitannya dengan tempat Sri Mulyani mengajar.
Blavatnik School of Government (BSG) Oxford menjadi sorotan. Kenali misi BSG, program prestisius Distinguished Public Service Fellow, serta deretan tokoh global yang pernah mengajar.
Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Ini Profilnya.
Di tengah turbulensi sosial, geopolitik, dan perkembangan teknologi, institusi publik perlu memperbarui pendekatan tata kelola.
DEWAN Kota Oxford meloloskan mosi yang mendukung gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) terhadap Israel. Putusan mereka berbasiskan putusan Mahkamah Internasional (ICJ).
HANYA sedikit sejarawan Israel yang mampu menjelaskan mitos-mitos negara itu seperti Avi Shlaim. Profesor emeritus hubungan internasional di Universitas Oxford itu paling terkenal.
SETELAH pemungutan suara publik yang diikuti oleh lebih dari 37.000 orang, Oxford University Press mengumumkan bahwa Kata Oxford Tahun Ini untuk 2024 ialah brain rot.
Namun, Bahlil, kata Prabowo, bukan jebolan dari universitas luar negeri. Melainkan dari perguruan tinggi yang tidak terkenal.
Jika Anda menghabiskan waktu berjam-jam untuk menggulir Instagram Reels dan TikTok tanpa berpikir, mungkin Anda menderita brain rot, yang telah menjadi frasa Oxford tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved