Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Resmi Mengajar di Oxford, Sri Mulyani akan Ajari Cara Merumus Kebijakan kepada Mahasiswa

Abi Rama
12/12/2025 10:06
Resmi Mengajar di Oxford, Sri Mulyani akan Ajari Cara Merumus Kebijakan kepada Mahasiswa
Sri Mulyani Indrawati bergabung sebagai pengajar di Blavatnik School of Government, University of Oxford, melalui program World Leaders Fellowship 2026. (MI/Ramdani)

MANTAN Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, resmi bergabung sebagai pengajar dalam program World Leaders Fellowship 2026 di Blavatnik School of Government, University of Oxford. Kabar ini diumumkan langsung melalui laman resmi Oxford, Jumat (5/12) .

Program World Leaders Fellowship diperuntukkan bagi para pemimpin dunia yang tengah memasuki fase baru setelah menuntaskan masa baktinya di pemerintahan. Melalui posisi ini, Sri Mulyani akan berbagi pengalamannya dalam mengelola kebijakan besar, membimbing mahasiswa dan alumni, serta berkontribusi dalam diskusi tingkat tinggi bersama pemimpin global lainnya.

Sri Mulyani menyampaikan kemampuan merumuskan kebijakan tidak hanya lahir dari pengalaman birokrasi semata. Semua merupakan perpaduan kompetensi, pemahaman konteks, dan integritas.

“Kompetensi dan pengetahuan adalah fondasi penting ketika kita berhadapan dengan isu-isu besar,” ujarnya dikutip dari Instagram blavatnikschool. 

Ia menjelaskan setiap keputusan sulit selalu memiliki unsur risiko yang harus dipahami dengan bijak. Karena itu, seorang pemimpin harus mampu berpikir strategis dan menghubungkan titik-titik untuk melihat gambaran utuh dari sebuah persoalan. 

Baginya, keputusan publik yang kuat lahir dari tiga pilar utama. Tiga pilar itu, yaitu pemahaman isu, kemampuan melihat konteks secara luas, serta keberanian mengambil risiko dengan integritas. 

“Pada akhirnya, kemampuan mengambil risiko dengan kebijaksanaan adalah satu paket utuh,” tegasnya. 

Sri Mulyani mundur dari kursi Menteri Keuangan pada pertengahan 2025. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri masa jabatannya yang panjang, dirinya merupakan Menteri Keuangan pertama yang menjabat di bawah tiga presiden Indonesia secara berturut-turut, serta pernah menjabat sebagai Managing Director dan Chief Operating Officer di World Bank. Pada 2018, ia dinobatkan sebagai “Best Minister in the World”, sebuah penghargaan internasional bergengsi atas kontribusinya dalam reformasi ekonomi.

Di Oxford, ia akan menempati posisi fellow selama satu tahun. Pihak universitas menyebut kehadiran Sri Mulyani akan menjadi aset besar bagi mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan kebijakan publik. Pengalaman Indonesia dalam reformasi fiskal, penanganan krisis, proyek pembangunan, hingga diplomasi ekonomi global disebut sebagai sudut pandang yang sangat relevan untuk pembelajaran masa kini. (Oxford/Instagram/@blavatnikschool/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik